TMMD Sampang Rehab Pustu Panyepen Masuki Tahap Plamir
- 01 Agt 2026 11:25 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Pustu Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang memasuki tahap plamir dinding pada Sabtu 1 Agustus 2026 dengan dukungan penuh Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0828/Sampang.
- Tahap plamir dikerjakan secara kolaboratif antara personel TNI dan warga setempat dengan mengutamakan kualitas agar permukaan tembok halus, kokoh, dan siap dicat.
- Rehabilitasi Pustu Panyepen merupakan sasaran fisik penting TMMD Ke-129 yang difokuskan pada pembenahan struktur rusak serta perapian estetika interior dan eksterior untuk meningkatkan kenyamanan pelayanan kesehatan.
RRI.CO.ID, Sampang - Wajah Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang kini tampak semakin rapi dengan memasuki tahap pada Sabtu 1 Agustus 2026. Personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0828/Sampang bersama warga setempat secara bahu-membahu mengerjakan tahap pemolesan atau plamir dinding bangunan. Langkah ini dilakukan guna memastikan permukaan tembok menjadi halus, kokoh, dan siap dicat, sehingga fasilitas pelayanan kesehatan primer warga desa tersebut menjadi jauh lebih layak dan nyaman.
"Setiap tahapan pembangunan dikerjakan dengan mengutamakan kualitas agar Pustu nantinya menjadi fasilitas kesehatan yang nyaman dan layak digunakan oleh masyarakat Desa Panyepen," tutur Koordinator Sasaran Satgas TMMD Ke-129, Pelda Wardianto.
Rehabilitasi Pustu Panyepen ini merupakan salah satu sasaran fisik penting dalam gelaran TMMD Ke-129 Kodim 0828/Sampang. Perbaikan gedung kesehatan ini difokuskan pada pembenahan struktur yang rusak hingga perapian estetika interior dan eksterior.
Tahap plamir dinding yang tengah berlangsung menuntut kerapian serta ketelitian tinggi. Campuran bahan penutup pori-pori semen dioleskan secara merata oleh jemari cekatan prajurit TNI yang berdampingan dengan tukang lokal setempat. Pilihan mengutamakan kualitas pengerjaan ini diambil agar bangunan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga tahan terhadap cuaca dan tidak mudah lembap, mengingat Pustu menjadi benteng utama pelayanan kesehatan warga desa.
Warga tidak sekadar menonton, melainkan turut mengaduk bahan, menyapu sisa material, hingga menyuguhkan kudapan sederhana untuk para prajurit. Kehadiran Satgas TMMD mengobarkan kembali budaya gotong royong yang sempat tergerus zaman.
Harapan besar pun menyertai setiap polesan plamir di dinding gedung tersebut. Salah seorang warga desa mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi para prajurit di lapang.
"Kehadiran TNI melalui pembangunan Pustu membawa harapan besar bagi masyarakat agar pelayanan kesehatan semakin baik dan mudah dijangkau," tutur warga Desa Panyepen, Zainal.
Rehabilitasi Pustu Panyepen kini menyisakan beberapa tahapan akhir sebelum siap digunakan sepenuhnya. Sinergi yang terjalin erat antara Kodim 0828/Sampang dan masyarakat ini membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari megahnya dinding yang berdiri, melainkan dari hangatnya kepedulian dan meningkatnya kualitas hidup warga di pelosok daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....