Warga dan Satgas TMMD Sampang Bongkar Atap Pustu Panyeppen

  • 27 Jul 2026 20:58 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang memasuki fase rehabilitasi fisik dengan melakukan pembongkaran atap bangunan Puskesmas Pembantu di Desa Panyeppen pada tanggal 27 Juli 2026.
  • Pekerjaan pembongkaran genteng lama dikoordinasikan oleh Pelda Wardianto sebagai langkah awal renovasi total untuk memperkuat struktur bangunan Pustu.
  • Personel Satgas TMMD dan masyarakat lokal bersama-sama melaksanakan pekerjaan dengan semangat gotong royong untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan desa.

RRI.CO.ID, Sampang - Semangat kebersamaan dan gotong royong terus membakar pelaksanaan Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang di Desa Panyeppen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Memasuki tahap rehabilitasi fisik, personel Satgas bersama masyarakat setempat bahu-membahu membongkar atap bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) pada Senin 27 Juli 2026.

Pekerjaan fisik dikoordinasikan oleh Pelda Wardianto ini berfokus pada pembongkaran genteng lama sebagai langkah awal renovasi total. Langkah perbaikan dilakukan agar struktur bangunan Pustu kelak menjadi lebih kokoh, aman, dan nyaman saat menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi warga desa.

Atmosfer kekeluargaan terasa kental di lokasi kegiatan. Warga Desa Panyeppen secara sukarela dan penuh antusias hadir membantu para prajurit TNI di setiap tahap pekerjaan. Sinergi ini tak hanya mempercepat proses penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga memupuk kembali rasa kepemilikan masyarakat terhadap fasilitas umum di wilayahnya.

Kebanggaan warga terpancar dari penuturan Sayuri, salah seorang warga yang konsisten mendampingi para prajurit di lapangan. Bagi Sayuri dan tetangganya, keberadaan anggota Satgas TMMD membawa dorongan moral baru untuk memajukan desa.

"Kami sangat senang dan akan terus mendukung kegiatan TMMD. Pustu ini sangat penting bagi warga, sehingga kami ikut membantu agar pembangunannya cepat selesai. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu bekerja bersama kami," tutur Sayuri.

Senada dengan Sayuri, Koordinator Pekerjaan Pelda Wardianto menegaskan bahwa antusiasme warga merupakan sumber energi utama bagi Satgas TMMD. Kerja sama yang harmonis di lapangan membuktikan bahwa pembangunan sarana publik akan berjalan optimal saat TNI dan rakyat saling bahu-membahu.

Rehabilitasi Pustu Desa Panyeppen ini menjadi simbol bahwa TMMD tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, hadirnya prajurit di tengah masyarakat menjadi jembatan untuk memperkuat tali silaturahmi, memelihara tradisi gotong royong, serta membuka jalan bagi terciptanya masyarakat desa yang sehat dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....