Festival Seni Tradisi Bangkalan 2026 Jadi Ajang Lestarikan Budaya
- 25 Jul 2026 13:23 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Bangkalan - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Festival Seni Tradisi Bangkalan 2026 di depan Pendopo Agung Bangkalan, Jumat malam 24 Juli 2026. Ajang ini menjadi wujud nyata pelestarian warisan seni daerah sekaligus ruang ekspresi hangat bagi para pelaku seni dalam memikat perhatian masyarakat, khususnya generasi muda.
Suasana semarak dan penuh kehangatan mewarnai kawasan Pendopo Agung saat beragam pertunjukan seni tradisional khas daerah ditampilkan secara memukau. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias memadati lokasi acara untuk menyaksikan keindahan atraksi budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menyuguhkan hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi benteng dalam menjaga jati diri bangsa di tengah gempuran arus modernisasi.
"Festival Seni Tradisi bukan sekadar hiburan atau tontonan, melainkan wujud nyata kecintaan kita terhadap warisan leluhur. Seni budaya adalah identitas dan jati diri bangsa yang harus kita jaga bersama di tengah arus modernisasi," tutur Lukman saat memberikan sambutan.
Lukman menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus berkomitmen melindungi kekayaan budaya lokal secara konkret. Setelah berhasil mengantarkan Tongkos, Topeng Patenteng, dan Batik Ghentongan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Indonesia pada tahun 2025, kini lima karya budaya baru kembali diusulkan pada tahun 2026, yakni Hong Bahhong, Tari Blandaran, Sandur Bangkalan, Topa' Ladeh, dan Nase' Serpang.
Upaya pengusulan dan pelestarian karya budaya tersebut membutuhkan sinergi erat antara pemerintah daerah, DPRD Provinsi Jawa Timur, para seniman, budayawan, hingga masyarakat luas. Kolaborasi ini menjadi kunci penting agar tradisi lokal tetap hidup, berkembang, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga setempat.
Melalui penyelenggaraan Festival Seni Tradisi Bangkalan 2026, semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap kebudayaan daerah diharapkan terus tumbuh. Kegiatan semacam ini menjadi modal sosial yang bernilai tinggi agar generasi penerus dapat merawat dan melestarikan warisan leluhur secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....