Pemkab Bangkalan Tingkatkan Kualitas SDM dalam Pemutakhiran Data DTSEN
- 10 Jul 2026 07:53 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Bangkalan menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pemutakhiran DTSEN Non Desil selama tiga hari dengan melibatkan operator SIKS-NG desa, lurah, dan perangkat daerah terkait.
- Data yang dikumpulkan dari daerah akan diintegrasikan oleh pemerintah pusat menjadi DTSEN di bawah pengelolaan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendukung program strategis termasuk Universal Health Coverage (UHC).
RRI.CO.ID, Bangkalan - Pemerintah Kabupaten Bangkalan menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil di Kabupaten Bangkalan, Selasa 7 Juli 2026. Kegiatan yang diresmikan oleh Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja'far, akan berlangsung selama tiga hari diikuti oleh operator Sistem Informasi Terpadu (SIKS-NG) desa, lurah, serta unsur perangkat daerah terkait.
Kegiatan pelatihan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan data sosial ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan dan program bantuan. Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan menerjunkan tiga tim ke berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan agar proses pendampingan operator desa berjalan lebih efektif.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Bangkalan menegaskan bahwa keberhasilan serta kualitas program pemerintah sangat bergantung pada kevalidan data yang dimiliki. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk menghadirkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Pemkab berharap seluruh operator dapat melakukan pemutakhiran data yang akurat sehingga proses pendataan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan," tuturnya Kamis, 9 Juli 2026.
Data yang berhasil dihimpun dari daerah nantinya akan diintegrasikan oleh pemerintah pusat menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di bawah pengelolaan Badan Pusat Statistik (BPS). Data DTSEN tersebut kelak dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program strategis, salah satunya Universal Health Coverage (UHC) atau layanan berobat gratis bagi masyarakat.
Bersamaan dengan sosialisasi DTSEN, Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama RSUD terus memperkuat pelayanan publik melalui program Sambang atau SYAMRABU Sapa Masyarakat Bangkalan. Program edukasi dan sosialisasi kesehatan ini dihadirkan guna mendekatkan jangkauan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....