Sebanyak 23 SPPG Bangkalan Diberhentikan sementara

  • 02 Jun 2026 12:52 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan merilis data terbaru per 2 Juni 2026 terkait perkembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari total 212 SPPG yang terdaftar, tercatat 23 lembaga mengalami suspend, sebagian besar akibat persoalan teknis seperti IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).

Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika mengungkapkan, dari total 212 SPPG rinciannya 142 SPPG sudah ada Kepalanya, total SPPG yang Operasional 123, yang akan segera operasional 17.

“Untuk yang suspend 23, 21 masalah IPAL + 2 berhenti sementara, untuk yang proses persiapan sebanyak 70 dalam proses SLHS 26 yang sudah menyelesaikan SLHS 92 dan program ini telah menjangkau 297.026 orang di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan,” ungkap Bambang kepada RRI.co.id. Selasa, 2 Juni 2026.

Bambang menambahkan, suspend terhadap 23 lembaga bukanlah bentuk penghentian permanen, melainkan langkah perbaikan.

“Suspend ini adalah bagian dari pengawasan. Kami ingin memastikan seluruh SPPG memenuhi standar, terutama terkait IPAL. Dengan jumlah penerima manfaat hampir 300 ribu orang, keberadaan SPPG sangat vital. Kami dorong agar lembaga yang masih dalam proses segera menyelesaikan tahapan persiapan dan SLHS,” ujar Bambang.

Dengan semakin banyak lembaga yang menyelesaikan SLHS, pemerintah berharap seluruh SPPG dapat segera beroperasi penuh.

“Langkah ini diharapkan memperkuat layanan gizi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga Bangkalan,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....