Pengurus Muhammadiyah Bangun Jembatan di Sampang
- 25 Mei 2026 07:21 WIB
- Sampang
RRI. CO.ID, Sampang - Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti warga Dusun Sobari dan Dusun Angsana Timur di Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang. Impian lama mereka untuk memiliki akses jalan yang aman akhirnya mulai terwujud.
Pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim resmi dimulai, ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (ground breaking) yang diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kehadiran jembatan ini menjadi angin segar sekaligus jawaban atas kekhawatiran mendalam yang selama ini dirasakan masyarakat setempat. Pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim ini diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Karangpenang.
Ketua PCM Karangpenang, Dhahiburrahman Bahamas mengatakan bahwa langkah ini diambil karena rasa prihatin yang mendalam atas kondisi geografis sungai yang memisahkan kedua dusun tersebut.
"Selama ini, sungai telah berulang kali mengancam keselamatan warga. Tercatat, jalur sungai yang terjal ini telah memakan 3 korban jiwa. Selain itu, ada 3 warga lainnya yang sempat hanyut namun berhasil diselamatkan, di mana salah satu korban di antaranya sadarkan diri satu bulan setelah insiden tersebut," ucapnya.
Melihat kondisi yang terus memakan korban, PCM Karangpenang tergerak untuk mengupayakan pembangunan jembatan permanen guna menghubungkan Dusun Sobari dan Angsana Timur yang merupakan basis komunitas Muhammadiyah di wilayah tersebut.
Suka cita warga terlihat jelas dalam prosesi peletakan batu pertama. Busron, salah satu warga Dusun Sobari, tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya. Dengan senyum lebar dan penuh semangat, ia hadir langsung menyaksikan momen bersejarah yang dihadiri oleh Mendikdasmen RI tersebut.
"Saya tinggal di Dusun Sobari, setiap hari harus berjalan melewati sungai. Kalau air sedang tinggi, kami sama sekali tidak bisa lewat dan harus memutar sangat jauh. Senang sekali sekarang jembatannya mulai dibangun. Sungai ini sangat licin dan terjal, bahkan pernah ada sepeda motor yang jatuh ke sungai saat mencoba melintas," tutur Busron.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim, mobilitas warga di kedua dusun dipastikan akan jauh lebih aman dan cepat. Anak-anak sekolah tidak perlu lagi bertaruh nyawa menyeberangi sungai yang licin, dan urusan ekonomi warga tidak akan lagi terhambat oleh pasang-surut air sungai.
Warga berharap proses pembangunan berjalan lancar agar jembatan ini bisa segera digunakan dan menjadi jalur penghubung yang membawa berkah serta keselamatan bagi masyarakat Karangpenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....