Menteri PKP Luncurkan Program BSPS 2026 di Bangkalan
- 03 Mei 2026 14:25 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Bangkalan – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangkalan, meluncurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 yang dipusatkan di Jl. Sukolilo Raya, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang. Minggu 3 Mei 2026.
Program BSPS diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni, khususnya di wilayah Madura. Menteri PKP hadir bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, disambut jajaran Forkopimda Madura, termasuk Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi.
Dirjen Kawasan Permukiman Ir. Fitrah Nur dalam sambutannya menyampaikan bahwa BSPS merupakan wujud nyata pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hunian layak, aman, dan nyaman.
“Pentingnya transparansi serta penggunaan data valid berbasis DTKS dalam penentuan penerima bantuan,” ucapnaya.
Dikesmepatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait menyampaikan, program BSPS bukan sekadar bantuan dana, melainkan stimulan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun rumah secara swadaya.
“Tidak ada ruang untuk penyimpangan, seluruh proses harus transparan, tanpa pungutan dan tanpa pilih kasih,” tegasnya. Ia menambahkan, program ini juga berdampak pada perputaran ekonomi lokal dan pembukaan lapangan kerja di desa.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Anggota DPR RI Hj. Ansari serta anggota Komisi XI Asmoro, pentingnya pengawasan anggaran. Sementara itu, Wakil Gubernur Emil Dardak mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap Madura dan menegaskan komitmen pemantauan berkala agar program berjalan sesuai aturan.
Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi menegaskan kesiapan TNI mendukung penuh pelaksanaan BSPS.
“Babinsa akan terus melakukan pendampingan agar program tepat sasaran, transparan, dan benar-benar bermanfaat bagi warga. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....