Masyarakat Sampang Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang

  • 21 Apr 2026 19:50 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang meminta masyarakat untuk bersiap menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi akan terjadi akibat fenomena El Nino. Kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, dengan puncaknya diperkirakan pada bulan Agustus.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, menjelaskan bahwa meskipun sebagian daerah sudah mulai memasuki musim kemarau sejak April, puncak kekeringan akan berlangsung sekitar bulan Agustus.

"Kemarau ini puncaknya sekitar Agustus, mulai dari sekarang masyarakat mulai antisipasi di kemarau panjang ini, harus lebih siap," tutur Fajar, Selasa, 21 April 2026.

Masyarakat dihimbau untuk mulai mengantisipasi kemarau panjang ini dengan menyiapkan cadangan air dan menghemat penggunaan air. Pada sektor pertanian, BPBD juga menyarankan agar petani mulai memilih jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi kemarau.

Hal ini diharapkan dapat meminimalkan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Fenomena El Nino ini diprediksi akan memicu kemarau ekstrem dan panjang di Indonesia dari April hingga Oktober 2026, bahkan berpotensi mencapai level "Godzilla El Nino".

Peningkatan suhu permukaan laut di Pasifik yang menjadi penyebab El Nino ini akan mengakibatkan penurunan curah hujan secara drastis. Kondisi ini berisiko menyebabkan kekeringan, krisis air bersih, hingga peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan tingkat risiko bencana yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....