Meriah, Ragam Budaya Karnaval Simfoni Nusantara Sabilillah Sampang
- 20 Apr 2026 06:01 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Jalanan protokol Kabupaten Sampang pada Minggu siang, 19 April 2026, menjadi meriah dengan barisan siswa Sabilillah mengenakan kostum beragam budaya dari 38 Provinsi di Indonesia.
Ribuan pasang mata terpana menyaksikan perhelatan Karnaval Simfoni Nusantara yang berlangsung meriah. Lebih dari pawai budaya, kegiatan ini merupakan manifestasi kreativitas pendidikan unggul dalam menyiapkan generasi berkarakter menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ketua Yayasan Sabilillah Sampang, Syaiful Hasani menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan luar biasa dari para orang tua."Kami sangat mengapresiasi partisipasi orang tua dalam mendukung kesuksesan kegiatan ini. Hal ini menjadi sinergi yang baik dalam dunia pendidikan. Kolaborasi antara lembaga dan orang tua adalah kunci untuk melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tapi juga memiliki karakter yang kuat," kata Syaiful.
Pawai ini merupakan rangkaian kegiatan Konser Pendidikan hari sebelumnya dengan tujuan menguatkan Nilai Keindonesiaan dengan tema Simfoni Nusantara. Karnaval dilepas oleh Kasi Pendma Kantor Kementrian Agama Sampang dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata.
Setiap kelas mulai dari RA, SD, SMP dan SMA tampil dalam kegiatan ini, masing-masing kelompok siswa membawa tema yang berbeda menggambarkan ragam budaya adat, profesi, pemimpin Indonesia, minat bakat. Terdapat satu ikon yang mengenakan kostum kontemporer spektakuler memimpin di setiap setiap tema. Mereka tampil prima melintasi Alun-alun Trunojoyo - Jalan Wijaya Kusuma - Jalan Wahid Hasyim hingga berakhir di Monumen Trunojoyo.
Menurut Pelaksana, Maulana Mohammad Muhlis, tema tahun ini komprehensif dan bentuk penguatan pendidikan secara internal maupun secara luas pada masyarakat Sampang, bahwa pendidikan tetap harus menguatkan nilai keindonesiaan.
"Karnaval Nusantara Simfoni Nusantara ini merangkum kekayaan budaya dari 38 provinsi di Indonesia yang dituangkan dalam satu kesatuan tema besar. Kami ingin siswa mengenal dan mencintai identitas bangsanya melalui cara yang kreatif, penampilan tidak hanya istimewa di garis start, akan tetapi di beberapa titik rute tiap kelompok akan menampilkan kebolehan sesuai dengan tema," tutur Maulana.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keindonesiaan, baik di lingkungan lembaga pendidikan maupun di tengah masyarakat luas. Melalui simfoni kreativitas ini, pesan tentang persatuan dalam keberagaman tersampaikan dengan indah, sekaligus menjadi bukti nyata kesiapan institusi pendidikan dalam mencetak SDM unggul untuk masa depan Indonesia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....