Teknologi Pertanian Bangkalan Terus Ditingkatkan untuk Kedaulatan Pangan
- 26 Jan 2026 06:23 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Bangkalan - Untuk menjaga tren surplus pangan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) terus mengawal implementasi teknologi dan inovasi pertanian untuk wujudkan kedaulatan pangan. Plt Kadis PPKP Bangkalan, CHK Karyadinata, menegaskan bahwa mekanisasi pertanian menjadi instrumen vital untuk mempercepat proses produksi dan mengatasi keterbatasan tenaga kerja
"Kami kawal penggunaan teknologi dalam pertanian, hand tractor sudah optimal, alat panen combine harvester juga sudah digunakan di lahan dataran rendah, dan alat tanam rice transplanter ini baru dipakai di 5 kecamatan. Kecepatan alat ini dapat memotong tunda tanam akibat kesulitan tenaga manusia, sehingga tanam lebih cepat, bisa tanam hingga dua kali setahun, masa panen raya sebentar lagi akan kita hitung betul berapa capaian per hektar yang menggunakan teknologi sehingga bisa tergambar jelas hasilnya bila menggunakan teknologi,” ucapnya, Senin, 26 Januari 2026.
Meskipun modernisasi alat olah lahan dan panen sudah mapan, diakui bahwa penggunaan mesin tanam alat tanam padi atau rice transplanter masih menghadapi tantangan adaptasi di kalangan petani. Di beberapa wilayah seperti Socah, Burneh, Arosbaya, dan Tragah, alat ini sudah mulai banyak digunakan, meski sebagian petani masih merasa asing dengan mekanisme kerjanya.
"Salah satu alasan petani masih enggan adalah kebiasaan. Jika menanam manual biasanya berjalan mundur, mesin rice transplanter ini justru bergerak maju. Ini hanya masalah adaptasi terhadap inovasi, Penggunaan mesin ini menjadi krusial untuk memaksimalkan masa tanam menjadi dua kali setahun, sehingga dapat menjaga surplus berkelanjutan,"ujarnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....