Pemda Bekasi Tambah Alokasi Anggaran Rp24 Miliar untuk Iuran BPJS PBI

  • 30 Sep 2026 22:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan, penambahan anggaran kesehatan salah satunya untuk iuran PBI BPJS Kesehatan senilainya bertambah menjadi Rp24 miliar.
  • Pemda Kabupaten Bekasi juga mengalokasikan Rp16 miliar untuk obat-obatan dan alat kesehatan.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi menambah alokasi anggaran untuk kesehatan tahun 2026 ini. Anggaran belanja kesehatan tersebut ditambah dalam APBD Perubahan Tahun 2026 yang baru saja disahkan, Senin, 28 September 2026.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan, penambahan anggaran kesehatan salah satunya untuk iuran PBI BPJS Kesehatan. Yang nilainya bertambah menjadi Rp24 miliar.

Ia juga mengatakan, Pemda Kabupaten Bekasi juga mengalokasikan Rp16 miliar untuk obat-obatan dan alat kesehatan. Untuk fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Untuk kesehatan, ada penambahan anggaran PBI BPJS sekitar Rp24 miliar. Kemudian ada kebutuhan pelayanan kesehatan lainnya, termasuk obat-obatan dan alat kesehatan sekitar Rp16 miliar,” katanya, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Asep, penguatan layanan kesehatan juga berkaitan dengan upaya Pemkab Bekasi mengejar status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Sehingga masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh perlindungan pembiayaan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

“Kita mengejar agar Kabupaten Bekasi menjadi UHC prioritas. Kalau sudah UHC prioritas, masyarakat Kabupaten Bekasi bisa mendapatkan perlindungan melalui BPJS Kesehatan atau KIS,” katanya.

Asep menyebut, cakupan kepesertaan UHC Kabupaten Bekasi saat ini telah mencapai sekitar 99,6 persen. Namun, pemerintah masih melakukan penataan data agar kepesertaan dan pembayaran iuran benar-benar menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Kita akan rapikan lagi datanya, jangan sampai ada yang sudah meninggal tetapi masih tetap dibayarkan. Ini menjadi pekerjaan rumah kita,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....