BAZNAS Lakukan Monev, Pastikan Beasiswa Pascasarjana Berdampak Optimal
- 28 Sep 2026 02:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Program Beasiswa BAZNAS konsentrasi filantropi Islam.
- Monev dilakukan untuk memastikan program pendidikan tersebut memberikan dampak optimal, termasuk dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola zakat.
- Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan program beasiswa tersebut merupakan ikhtiar meningkatkan kualitas pendidikan amil, khususnya yang bergerak di bidang filantropi Islam.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Program Beasiswa BAZNAS konsentrasi filantropi Islam. Monev dilakukan untuk memastikan program pendidikan tersebut memberikan dampak optimal, termasuk dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola zakat.
Kegiatan monev Program Beasiswa BAZNAS jenjang S1 dan S2 tersebut digelar di Jakarta, Rabu, 23 September 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS meningkatkan kapasitas amil melalui pendidikan formal.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hingga saat ini, sebanyak 112 penerima beasiswa dari 19 provinsi telah mengikuti program tersebut.
Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan program beasiswa tersebut merupakan ikhtiar meningkatkan kualitas pendidikan amil, khususnya yang bergerak di bidang filantropi Islam. Penguatan kapasitas diharapkan dapat mendorong pengelolaan zakat yang lebih profesional sekaligus melahirkan berbagai inovasi.
“Ke depan, kami berharap melalui program beasiswa pendidikan S2 dan S3 ini, zakat bisa berkembang dengan baik dan dikelola oleh tangan-tangan yang terampil serta profesional,” ujar Zainut. Menurutnya, program pendidikan tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang bagi pengelolaan zakat nasional.
Zainut mengatakan peningkatan kapasitas amil juga dilakukan melalui sertifikasi kompetensi dan standardisasi tata kelola. Menurutnya, amil yang amanah perlu memiliki pengetahuan dan kompetensi untuk menjaga kepercayaan muzaki.
“Ketika amanah itu kita kembalikan kepada umat dalam bentuk ilmu dan manusia, sesungguhnya kita sedang menanam untuk jangka panjang,” ujar Zainut. Ia menilai para penerima beasiswa saat ini dapat menjadi bagian penting dalam membentuk wajah pengelolaan zakat nasional pada masa mendatang.
Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Prof. Dr. Zulkifli mengapresiasi pelaksanaan Program Beasiswa BAZNAS konsentrasi filantropi Islam. Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut untuk memperkuat kapasitas para amil di Indonesia.
Zulkifli menjelaskan penerima beasiswa menjalani sejumlah tahapan akademik selama mengikuti pendidikan. Tahapan tersebut antara lain publikasi karya ilmiah pada jurnal terindeks Sinta maupun Scopus serta kolokium atau konferensi internasional.
“Alhamdulillah, sejauh ini menurut pemantauan kami secara umum berjalan baik dan berjalan lancar,” katanya. Menurut Zulkifli, tahapan akademik tersebut menjadi bagian dari uji publik untuk mengukur kemampuan dan kompetensi para peserta.
Salah satu penerima manfaat, Arif Budiman, yang merupakan amil BAZNAS, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan menempuh pendidikan S2 melalui program tersebut. Ia menilai lingkungan akademik, fasilitas pembelajaran, dan dukungan dosen membantu proses pengembangan kapasitas peserta.
“Alhamdulillah, saya merasa sekolah pascasarjana ini adalah sarana belajar yang baik dan merupakan privilege yang diberikan kepada saya untuk belajar,” ucap Arif. Ia berharap program beasiswa BAZNAS dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak amil.
Arif berharap kesempatan pendidikan tersebut dapat membantu para amil tidak hanya menguasai praktik pengelolaan zakat. Menurutnya, pendidikan formal juga dapat mendorong lahirnya inovasi baru untuk memperkuat lembaga filantropi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....