OMC Jakarta Lanjut hingga 22 September, BPBD DKI: Hujan Meningkat
- 20 Sep 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BPBD DKI Jakarta menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jakarta masih akan berlangsung hingga 22 September 2026.
- Pelaksanaan OMC dilakukan setelah BPBD menerima informasi peringatan dini dari BMKG mengenai potensi awan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
- OMC dilakukan di tengah adanya dinamika atmosfer Kelvin yang melintas di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jakarta masih akan berlangsung hingga 22 September 2026. OMC tersebut telah dimulai sejak 18 September 2026 sebagai tindak lanjut atas peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi pertumbuhan awan hujan.
"OMC akan kami laksanakan dari tanggal 18 sampai 22 September 2026," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat, Minggu 20 September 2026. Ia mengatakan pelaksanaan OMC dilakukan setelah BPBD menerima informasi peringatan dini dari BMKG mengenai potensi awan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Ya benar, setelah kami menerima peringatan dini terkait potensi awan tersebut maka kami lakukan OMC," ujarnya. Menurut Marulitua, pelaksanaan OMC berdampak pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Jakarta dan kawasan Jabodetabek.
Ia mengatakan OMC dapat meningkatkan curah hujan dari yang sebelumnya diprediksi berada pada kategori ringan hingga sedang menjadi sedang hingga lebat. Selain itu, cakupan wilayah yang diguyur hujan juga menjadi lebih luas.
"OMC berdampak pada turunnya hujan di beberapa wilayah Jakarta dengan intensitas curah hujan yang bervariasi. OMC yang dilakukan berhasil meningkatkan curah hujan dari prediksi ringan-sedang menjadi sedang-lebat, dengan cakupan area yang turun hujan bisa menjadi lebih luas," katanya.
Sebelumnya, hujan mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (18/9) dan Sabtu (19/9). BMKG menyebut hujan tersebut salah satunya berkaitan dengan pelaksanaan modifikasi cuaca.
Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengatakan program OMC untuk wilayah DKI Jakarta telah berlangsung selama tiga hari, yakni 18-20 September. Operasi tersebut memiliki pangkalan di Pondok Cabe, sementara pelaksanaan OMC untuk wilayah Jawa Barat berpusat di Husein Sastranegara.
"Jadi selama tiga hari, 18-20 (September) itu ada program modifikasi cuaca oleh BMKG, yang pertama itu untuk wilayah DKI Jakarta. Kalau untuk yang satu lagi Jawa Barat itu basecamp di Husein Sastranegara, kalau di Jakarta itu basecamp di Pondok Cabe," kata Guswanto kepada wartawan, Minggu (20/9).
Guswanto menjelaskan OMC dilakukan di tengah adanya dinamika atmosfer Kelvin yang melintas di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Kondisi atmosfer tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan operasi.
"Karena pada saat yang sama juga ada dinamika atmosfer Kelvin itu sedang melintas di wilayah kita," ujarnya. Menurut Guswanto, pelaksanaan modifikasi cuaca tersebut berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....