Bogasari Edukasi Cegah Stunting lewat Gebyar Posyandu
- 20 Sep 2026 17:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — PT Indofood Sukses Makmur Tbk melalui Bogasari dan Indofood Nutrition menggelar Gebyar Posyandu di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) melibatkan 200 balita dari 28 Posyandu di Kelurahan Lagoa.
Kegiatan bertujuan memperkuat edukasi gizi, mencegah stunting. Sekaligus mendeteksi gangguan kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu. Kami berharap masyarakat datang ke Posyandu, angka stunting dapat ditekan, dan orang tua semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi,” ujar Perwakilan Bogasari Yuyun Wahyudi, dalam keterangannya, Minggu, 20 September 2026.
Gebyar Posyandu di Kelurahan Lagoa merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari anak-anak dan para ibu.
Vice President Human Resources Divisi Bogasari, Anwar, mengatakan program Gebyar Posyandu telah dijalankan Bogasari sejak 2017. Sebagai bagian dari edukasi untuk mencegah stunting dan kasus balita Bawah Garis Merah (BGM).
Selain Gebyar Posyandu, Bogasari juga rutin melakukan pembinaan Posyandu, termasuk melalui pelatihan kewirausahaan pengolahan makanan. Dan juga budidaya tanaman hidroponik untuk mendorong terwujudnya Posyandu yang mandiri.
Dalam Gebyar Posyandu 2026, kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengikuti lomba pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Yang menjadi sarana edukasi pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus memberikan kesempatan peserta mempraktikkan pengolahan makanan bagi anak.
Sementara itu, para balita mengikuti Lomba Balita Sehat dan Aktif dengan penilaian berdasarkan usia, berat badan, dan tinggi badan. Kegiatan lainnya meliputi lomba merangkak dan baby soccer sebagai bagian dari stimulasi tumbuh kembang dan aktivitas motorik anak.
Salah seorang warga RW 05 Kelurahan Lagoa, Ines Hayayunia, mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena dapat membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan dan gizi.
“Kami sebagai orang tua jadi paham masalah tumbuh kembang anak, terutama untuk mencegah stunting sejak dini. Di wilayah Lagoa masih banyak balita, jadi orang tua perlu memahami bagaimana memberikan gizi yang tepat,” ujar Ines
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....