Di Tengah Sengketa Lahan, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Menanti Kepastian
- 19 Sep 2026 07:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Ratusan karyawan Club de Arjuna menggelar aksi penyampaian pendapat secara damai di Jakarta Barat. Aksi tersebut dilakukan menyusul penutupan tempat kerja yang berdampak pada penghasilan ratusan kepala keluarga.
Aksi berlangsung di depan gedung Arjuna Hyperbowling, Jalan Raya Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 17 September 2026. Para karyawan mengenakan seragam kerja bermotif merah muda dan kuning serta membawa sejumlah poster dan spanduk.
Berbagai tulisan dibentangkan untuk menyampaikan kegelisahan para pekerja. Di antaranya, “Kami Perlu Makan, Jangan Tutup Tempat Kerja Kami”, “Anak Kami Perlu Sekolah”, “Ke Mana Kami Harus Mengadu?”, hingga “Kami Ini Korban.”
Aksi penyampaian aspirasi berlangsung kondusif dan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian setempat. Petugas turut berjaga di sekitar gerbang utama fasilitas selama kegiatan berlangsung.
Aksi tersebut dipicu penutupan atau penyegelan area operasional Club de Arjuna. Kondisi itu disebut merupakan dampak dari permasalahan pendudukan lahan milik PT HD Arjuna oleh organisasi kemasyarakatan secara tidak legal.
Situasi tersebut membuat para karyawan tidak dapat bekerja dan kehilangan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Para pekerja kemudian menyampaikan aspirasi agar persoalan yang berdampak pada mata pencaharian mereka segera memperoleh kepastian.
Manajemen PT Arjuna Prabadwipa Amarta menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi yang dialami para karyawan. Perusahaan memahami aksi tersebut sebagai bentuk penyampaian suara para pekerja yang terdampak situasi sengketa.
General Manager PT Arjuna Prabadwipa Amarta Irwan Hadianto menyampaikan empati terhadap kondisi para pekerja dan keluarganya. Ia berharap proses hukum yang sedang berlangsung dapat segera memberikan kepastian.
"Kami membenarkan bahwa pada telah berlangsung aksi massa yang dilakukan secara damai. Aksi dilakukan di area Club de Arjuna untuk menyuarakan aspirasi dan kegelisahan karyawan,” jelas Irwan dalam keterangan yang diterima, Sabtu, 19 September 2026.
Menurut Irwan, manajemen memahami beban yang kini dihadapi para karyawan dan keluarga mereka. Perusahaan juga terus berupaya agar proses hukum terkait Club de Arjuna dapat berjalan cepat dan menghasilkan keputusan yang baik.
“Harapan dan tujuan utama kami satu. Yaitu, agar tempat ini bisa beroperasi kembali sehingga karyawan-karyawan kami dapat segera bekerja lagi,” ujarnya.
Melalui aksi tersebut, para karyawan dan manajemen menyampaikan harapan yang sama agar persoalan tidak berlarut-larut. Bagi para pekerja, tempat kerja merupakan sumber penghidupan bagi mereka dan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....