BPBD Kerahkan Tim Gabungan Pemadaman Api di Gunung Ciremai

  • 12 Sep 2026 07:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Titik api dan kepulan asap kembali muncul di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat 11 September 2026.
  • Tim gabungan langsung melakukan penanganan untuk mencegah api kembali meluas.
  • Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan titik api terpantau di Blok Jalan Maling arah Erpah, wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan.

RRI.CO.ID, Kuningan - Titik api dan kepulan asap kembali muncul di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat 11 September 2026. Tim gabungan langsung melakukan penanganan untuk mencegah api kembali meluas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana mengatakan titik api terpantau di Blok Jalan Maling arah Erpah, wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan. Lokasi tersebut berdekatan dengan area yang sebelumnya terbakar pada Senin 7 September 2026.

"Lokasinya di Jalan Maling ke arah Erpah. Saat ini masih dalam proses penanganan, baik asap ataupun titik api," kata Indra di Kuningan, Jumat 11 September 2026.

Indra mengatakan titik api kembali terpantau sekitar pukul 14.30 WIB ketika tim melakukan pemantauan terhadap kawasan yang sebelumnya terbakar. Menurutnya, kemunculan titik api diduga berkaitan dengan sisa kebakaran sebelumnya yang belum sepenuhnya padam.

Kondisi tersebut kemudian memicu api menyambar lahan kering di sekitar lokasi. Pemadaman dilakukan secara estafet oleh tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kuningan, TNI, Polri, TNGC, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Mitra TNGC.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim memasang tandon air sebagai tempat penampungan sekaligus menyuplai air ke lokasi yang masih mengeluarkan asap maupun titik api. "Melalui percobaan untuk disemprot dengan estafet memasang tandon air, tim BPBD, tim TNI Polri dari TNGC," ujar Indra.

Ia mengatakan luas area yang kembali terbakar masih dalam pendataan. Saat ini, tim di lapangan memprioritaskan pemadaman titik api dan penanganan kepulan asap. Indra menekankan pemantauan menjadi bagian penting setelah proses pemadaman untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Pemantauan dilakukan menggunakan drone dan pemeriksaan secara manual dengan mendatangi langsung lokasi yang terindikasi masih mengeluarkan kepulan asap.

"Mungkin pasca yang kemarin karena kan tidak bisa, makanya perlunya pemantauan, baik areal ataupun drone. Termasuk juga manual konvensional langsung ke titik yang diindikasikan masih ada kepulan asap," katanya.

Dari hasil pemantauan, TNGC bersama tim gabungan kembali menemukan indikasi kepulan asap. Lokasi tersebut kemudian langsung menjadi sasaran penanganan. "Jadi TNGC beserta tim juga pemantauan tadi, mungkin terpantau ada titik kepulan asap yang perlu untuk penanganan," kata Indra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....