BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi 182 Korban Banjir Parigi Moutong

  • 05 Sep 2026 05:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 182 warga terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
  • Layanan kesehatan tersebut dilakukan melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Parigi Moutong sebagai bagian dari penanganan warga selama masa pemulihan pascabencana.
  • Pelayanan kesehatan dilaksanakan melalui sinergi RSB Parigi Moutong, BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, dan pemerintah daerah.

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 182 warga terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Layanan kesehatan tersebut dilakukan melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Parigi Moutong sebagai bagian dari penanganan warga selama masa pemulihan pascabencana.

Pelayanan kesehatan dilaksanakan melalui sinergi RSB Parigi Moutong, BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah, dan pemerintah daerah. Tim medis gabungan yang terdiri atas dokter, perawat, dan analis diterjunkan untuk memastikan warga terdampak memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Warga juga mendapatkan konsultasi medis serta obat dan vitamin secara gratis sesuai kebutuhan.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan layanan kesehatan pascabencana tidak hanya ditujukan untuk menangani keluhan warga. Menurutnya, pemeriksaan juga penting untuk mencegah munculnya komplikasi penyakit, terutama pada kelompok lanjut usia dan warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap mampu memulihkan kondisi fisik para korban pascabencana serta mengingatkan pentingnya mengontrol kesehatan, terutama bagi lansia dan warga yang memiliki riwayat penyakit,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 September 2026.

Dari hasil pemeriksaan, tim medis menemukan sejumlah warga dengan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Beberapa di antaranya mengalami kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat tinggi, selain keluhan dispepsia, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, nyeri otot atau myalgia, serta diare akut.

Idy menilai layanan kesehatan menjadi bagian penting dari penanganan bencana karena dampak banjir tidak berhenti ketika air mulai surut. Warga yang tinggal di lokasi pengungsian atau kawasan terdampak tetap membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan agar kondisi kesehatan mereka tidak semakin memburuk selama proses pemulihan.

BAZNAS juga mengajak masyarakat terus memberikan dukungan kepada warga terdampak banjir bandang di Parigi Moutong. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi dampak bencana.

“Mari kita bersama-sama mengulurkan tangan dan memanjatkan doa terbaik agar saudara-saudara kita di Parigi Moutong diberikan kekuatan serta ketabahan untuk segera bangkit dari masa sulit ini,” kata Idy.

Banjir bandang melanda Desa Avolua pada Rabu (26/8/2026), menyebabkan puluhan rumah rusak dan mengganggu akses Jalan Trans Sulawesi. Berdasarkan data terkini BPBD, sebanyak 32 jiwa dari 10 kepala keluarga masih menempati tenda pengungsian yang disediakan PMI dan Kementerian Sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....