Gunung Sinabung Siaga, Polri Pastikan Keselamatan Warga

  • 01 Sep 2026 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gunung Sinabung berstatus Level III atau Siaga setelah mengalami erupsi pada Senin, 31 Agustus 2026.
  • Polri mengerahkan 176 personel untuk mengamankan wilayah, membantu evakuasi, mengatur mobilitas, dan memberikan layanan kesehatan.
  • Radius aman ditetapkan hingga enam kilometer, sementara Desa Payung dan Kuta Tengah berpotensi terdampak awan panas.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kini berstatus Level III atau Siaga setelah erupsi Senin terakhir. Polri menyiagakan 176 personel untuk menjaga keamanan sekaligus membantu masyarakat menghadapi peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut di sana.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan keselamatan warga menjadi prioritas utama selama kondisi vulkanik meningkat. Polri juga berkoordinasi dengan TNI, BPBD, PVMBG, serta pemerintah daerah memastikan penanganan berjalan cepat dan terukur.

Sebanyak 176 personel Polda Sumatera Utara terdiri atas 92 Brimob, 80 Samapta, dan empat personel kesehatan. Secara keseluruhan, tim gabungan diperkuat 500 personel TNI dan 50 personel Pemerintah Kabupaten Karo untuk mendukung pengamanan wilayah.

"Untuk menghindari jatuhnya korban luka dan jiwa, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik. Serta mengikuti setiap arahan personel Polri bersama tim gabungan di lapangan, dan tidak memasuki zona yang telah dinyatakan berbahaya," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 1 September 2026.

Personel gabungan ditempatkan pada sejumlah titik strategis untuk mengatur mobilitas warga dan mendukung proses evakuasi bila diperlukan sewaktu-waktu. Petugas juga disiapkan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan selama situasi darurat berlangsung di sekitar wilayah terdampak.

Otoritas menetapkan radius aman hingga enam kilometer dari pusat aktivitas Gunung Sinabung menyusul peningkatan status gunung tersebut. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai lontaran material vulkanik yang berpotensi terjadi dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi.

"Dua wilayah, yakni Desa Payung dan Desa Kuta Tengah, berpotensi terdampak awan panas akibat aktivitas Gunung Sinabung kini. Sebagai langkah pencegahan, kawasan wisata Lau Kawar dan area kebun anggur ditutup sementara hingga kondisi dinilai lebih aman," ucapnya.

Ia menegaskan Polri bersama TNI, BPBD, pemerintah daerah, dan unsur terkait terus memantau kawasan rawan bencana tersebut setempat. Sterilisasi juga dilakukan untuk mencegah warga memasuki lokasi berbahaya sekaligus memastikan jalur evakuasi tetap siap digunakan sewaktu-waktu.

Masyarakat di sekitar Gunung Sinabung diharapkan mengikuti informasi resmi dan tidak mudah percaya kabar yang belum terverifikasi kebenarannya. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar penanganan erupsi berjalan aman, tertib, dan mampu melindungi warga dari ancaman terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....