Relawan Pertamina Tembus Pelosok NTT, Salurkan Bantuan ke Warga
- 26 Agt 2026 23:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim gabungan relawan PT Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation, dan relawan lokal menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di pelosokNusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 25 Agustus 2026.
- Tim tersebut menjadi pihak pertama yang menjangkau Dusun Watu Hedok, wilayah terpencil yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Kecamatan Reok, Manggarai, NTT.
- Dusun Watu Hedok dihuni sekitar 45 kepala keluarga, d antara warga terdapat anak-anak, lansia, serta penderita stroke yang membutuhkan penanganan medis.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tim gabungan relawan PT Pertamina Patra Niaga, Pertamina Foundation, dan relawan lokal menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di pelosokNusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 25 Agustus 2026. Bantuan berupa makanan dan obat-obatan dikirim ke Dusun Watu Hedok, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur.
Tim tersebut menjadi pihak pertama yang menjangkau Dusun Watu Hedok, wilayah terpencil yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Kecamatan Reok, Manggarai, NTT. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, para relawan harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dengan kondisi medan yang cukup berat untuk mencapai lokasi.
"Mereka menempuh perjalanan satu jam, melewati jalan berbatu. Guna menyalurkan bantuan logistik langsung kepada korban gempa yang belum tersentuh bantuan sejak hari pertama bencana," ujar Kitty dalam keterangannya, Rabu 26 Agustus 2026.
Salah satu relawan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Erly Yeniska Hermitasari, mengatakan Dusun Watu Hedok berada di kawasan puncak bukit. Untuk mencapai lokasi, para relawan harus menyeberangi sungai selebar sekitar 100 meter dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Mereka juga membawa berbagai bantuan seperti bahan makanan, obat-obatan, terpal, matras, dan perlengkapan bayi. "Setelah menyeberang sungai, kami harus menanjak lagi berjalan kaki," kata Erly.
Ternyata, di atas ada area landai yang diisi 18 bangunan rumah. Posisi rumah mereka membentuk huruf U dan di bagian tengahnya dibuatkan tenda darurat bersama untuk tidur anak-anak dan lansia," katanya menambahkan.
Menurut Erly, Dusun Watu Hedok dihuni sekitar 45 kepala keluarga. Di antara warga terdapat anak-anak, lansia, serta penderita stroke yang membutuhkan penanganan medis.
Kondisi cuaca di wilayah tersebut juga menjadi tantangan bagi warga. Pada siang hari suhu terasa sangat panas, sedangkan malam hari sangat dingin.
"Warga tidak berani tidur di dalam rumah karena takut gempa susulan. Bantuan yang masuk ke lokasi perbukitan itu benar-benar baru dari Pertamina," ujarnya.
Salah satu warga Dusun Watu Hedok, Rudoltus Wol, menyampaikan apresiasi atas kedatangan relawan Pertamina yang membawa bantuan langsung ke lokasi mereka. "Baru tim dari Pertamina Posko Reo yang sampai ke tempat kami," kata Rudoltus.
Kitty mengatakan, kehadiran relawan Pertamina Patra Niaga di wilayah terpencil NTT merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi krisis.
Menurutnya, penyaluran bantuan hingga ke pelosok juga dilakukan untuk memastikan warga terdampak bencana mendapatkan bantuan logistik secara merata.
"Pertamina Patra Niaga tidak hanya fokus mengamankan ketahanan energi nasional, tetapi juga sigap bertindak dalam penanggulangan bencana kemanusiaan. Kami berkomitmen mendampingi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Kitty.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa. Termasuk warga yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....