BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Mobile untuk Penyintas Gempa NTT
- 24 Agt 2026 15:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI menghadirkan layanan kesehatan mobile Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk menjangkau penyintas gempa bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Layanan tersebut menyasar posko pengungsian hingga wilayah pelosok yang sulit dijangkau.
- Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad,mengatakan tim medis RSB secara aktif menyisir lokasi pengungsian mandiri.
RRI.CO.ID, Manggarai - BAZNAS RI menghadirkan layanan kesehatan mobile Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk menjangkau penyintas gempa bumi di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Layanan tersebut menyasar posko pengungsian hingga wilayah pelosok yang sulit dijangkau.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad,mengatakan tim medis RSB secara aktif menyisir lokasi pengungsian mandiri. Pelayanan dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, dan pemberian obat-obatan.
"Layanan kesehatan mobile RSB kami hadirkan secara proaktif untuk memastikan penyintas gempa mendapatkan penanganan medis dengan cepat. Kami terutama memprioritaskan lansia dan anak-anak agar tidak terkendala jarak maupun akses menuju fasilitas kesehatan," ujar Idy di NTT, Senin, 24 Agustus 2026.
Idy mengatakan layanan medis bergerak diperlukan karena fasilitas kesehatan lokal masih terbatas akibat kondisi bencana. Sejumlah penyintas juga mengalami gangguan kesehatan sehingga membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan secara cepat.
Tim medis RSB tidak hanya menunggu pasien datang ke posko utama. Petugas justru mendatangi permukiman warga dan titik pengungsian yang sulit diakses kendaraan roda empat.
"Kami mengajak masyarakat untuk mengulurkan tangan dan menyalurkan sedekah terbaik melalui BAZNAS. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban dan mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT," kata Idy.
Tim medis RSB BAZNAS, dr. Moch Raedy Noor Rizki, mengatakan pelayanan kesehatan dilakukan secara mobile di sejumlah wilayah Kecamatan Reok. Tim juga menjangkau lokasi pengungsian yang memiliki keterbatasan akses transportasi dan kondisi geografis.
Menurut Raedy, langkah tersebut dilakukan agar penyintas yang kesulitan mendapatkan transportasi tetap memperoleh pemeriksaan dan pengobatan. Tim kesehatan RSB telah menangani ratusan pasien terdampak yang membutuhkan pelayanan medis setiap harinya.
"Sejak awal tiba, kami langsung bergerak mobile memberikan pelayanan kesehatan di Kecamatan Reok. Kami terutama mendatangi posko warga yang tidak terjangkau kendaraan roda empat," ujar Raedy.
Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo sekaligus fasilitator posko medis BAZNAS, Ustaz Jiyanto, mengatakan layanan mobile dilakukan secara rutin. Setelah melayani warga di posko utama, tim medis melanjutkan pelayanan ke posko-posko pengungsian mandiri.
Jiyanto mengatakan masyarakat merasakan manfaat dari layanan kesehatan tersebut. Jangkauan pelayanan bahkan mencapai wilayah Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat.
"Pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 WITA di posko utama. Setelah itu tim melanjutkan layanan mobile ke posko pengungsian mandiri hingga Pantai Utara di Kecamatan Reok Barat," ujar Jiyanto.
Selain layanan kesehatan, BAZNAS melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut menyalurkan sembako dan logistik dapur umum. BAZNAS juga menyediakan masjid darurat dan sarana sanitasi untuk mendukung kebutuhan ibadah serta kebersihan para pengungsi.
BAZNAS memastikan penanganan penyintas gempa dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya. Pelayanan akan terus disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan perkembangan situasi di lokasi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....