BAZNAS RI Bangun Tiga Masjid Darurat untuk Penyintas Gempa NTT
- 24 Agt 2026 07:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Pembangunan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah masyarakat selama masa pemulihan.
- Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan pembangunan masjid darurat merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat.
RRI.CO.ID, NTT - BAZNAS RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah masyarakat selama masa pemulihan.
Tiga masjid darurat dibangun di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Dua lokasi lainnya berada di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan pembangunan masjid darurat merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Kerusakan fasilitas ibadah membuat warga membutuhkan tempat yang aman untuk kembali menjalankan aktivitas keagamaan.
"Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat bagi masyarakat terdampak," ujar Sodik dalam keterangan tertulis, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurut Sodik, gempa tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga sejumlah masjid yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat kegiatan ibadah warga ikut terganggu selama masa tanggap darurat.
Sodik mengatakan masjid darurat diharapkan menjadi solusi sementara bagi masyarakat selama proses pemulihan. Pembangunan dilakukan dengan melibatkan relawan dan warga setempat secara gotong royong.
"Kami menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman. Alhamdulillah, pembangunan juga dibantu banyak relawan dan masyarakat setempat," katanya.
BAZNAS akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah NTT. Bantuan selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan paling mendesak di lapangan.
Tim BAZNAS Tanggap Bencana, Deden Nurjaman, mengatakan salah satu masjid darurat dibangun di halaman Masjid Darul Arqam Talage, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Masjid tersebut mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan ibadah.
Masjid darurat tersebut berukuran 10 x 12 meter dan dibangun dengan melibatkan warga setempat. Pembangunan ditargetkan segera selesai agar masyarakat dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah.
"Insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Salat Jumat pada pekan depan juga diharapkan sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga," ujar Deden.
Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan apresiasi atas bantuan BAZNAS bagi masyarakat Sambi Rampas. Menurutnya, keberadaan masjid darurat akan membantu warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.
Ahmad mengatakan Masjid Darul Arqam Talage rusak setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat kejadian, masih terdapat sejumlah jemaah yang berada di dalam masjid untuk beribadah dan beriktikaf.
"Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat, khususnya masyarakat Sambi Rampas. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan," ujar Ahmad.
Sebelumnya, BAZNAS telah mengerahkan personel BTB dan Rumah Sehat BAZNAS untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. BAZNAS juga menyalurkan bantuan pangan serta mengoperasikan dapur umum dan dapur air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....