BAZNAS RI dan Pemkab OKI Perkuat Sinergi Pemberdayaan Umat
- 30 Sep 2026 13:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memperkuat sinergi pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi potensi ZIS.
- Sinergi tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Kabupaten OKI.
- Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi BAZNAS RI bersama Bupati Ogan Komering Ilir di Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memperkuat sinergi pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi potensi ZIS. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat Kabupaten OKI.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi BAZNAS RI bersama Bupati Ogan Komering Ilir di Jakarta. Audiensi berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Selasa, 29 September 2026, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah.
Pimpinan Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI Neyla Saida Anwar mengatakan potensi zakat di Kabupaten OKI perlu terus dioptimalkan. Menurutnya, potensi tersebut didukung kondisi ekonomi dan sumber daya daerah yang dapat dikembangkan melalui program pemberdayaan.
Neyla mengatakan penguatan sinergi BAZNAS dan pemerintah daerah dapat dilakukan melalui program sesuai kebutuhan masyarakat. Program tersebut juga perlu disesuaikan dengan potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten OKI.
“BAZNAS memiliki program pemberdayaan masyarakat seperti ZChicken, ZMart, serta BAZNAS Microfinance Desa atau Masjid,” ujar Neyla. Menurutnya, program tersebut dapat dikembangkan di OKI agar mustahik berpeluang menjadi muzaki.
Neyla menjelaskan program pemberdayaan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat penerima manfaat. Penguatan usaha tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh penghasilan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir Muchendi Mahzareki mengapresiasi dukungan BAZNAS terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan BAZNAS dapat memperkuat berbagai program sosial dan pemberdayaan di daerah.
Muchendi mengatakan Pemkab OKI terus berupaya mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pemerintah daerah. Salah satu langkah dilakukan melalui penguatan partisipasi aparatur sipil negara dalam pembayaran ZIS.
“Di internal kami, sudah kami maksimalkan dari seluruh ASN yang ada di Kabupaten OKI,” ujar Muchendi. Ke depan, Pemkab OKI berencana memperluas penghimpunan ZIS melalui sektor perusahaan di wilayah tersebut.
Muchendi menyebut Kabupaten OKI memiliki banyak perusahaan, khususnya perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan. Potensi tersebut dinilai dapat diperkuat melalui kolaborasi perusahaan bersama BAZNAS dalam penyaluran dana sosial.
“Kami akan mendorong perusahaan perkebunan berkolaborasi dengan BAZNAS dalam penyaluran sedekah dan infaknya,” katanya. Muchendi berharap BAZNAS dapat menjadi salah satu pilihan utama perusahaan dalam menyalurkan dana sosial.
Ia mengatakan kolaborasi pemerintah daerah, perusahaan, dan BAZNAS dapat diarahkan pada berbagai program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut dapat mencakup dukungan usaha, permodalan, serta kegiatan lain sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut Muchendi, sinergi lintas sektor diperlukan agar potensi ZIS dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Pengelolaan ZIS yang terarah juga dapat mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS RI dan Pemkab OKI berkomitmen memperkuat koordinasi dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan manfaat ZIS sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....