TNI-Polri Kejar Kelompok Bersenjata yang Bawa Sembilan Perempuan di Jila
- 21 Agt 2026 06:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komandan Kodim 1710/Mimika Letnan Kolonel Infanteri Jozanda mengecam tindakan kelompok bersenjata yang membawa paksa sembilan perempuan di Distrik Jila, Mimika, Papua Tengah.
- Letnan Kolonel Infanteri Jozanda menilai tindakan tersebut, sebagai perbuatan keji dan tidak manusiawi.
- Jozanda menegaskan TNI-Polri bersama pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat di Distrik Jila.
RRI.CO.ID, Timika - Komandan Kodim 1710/Mimika Letnan Kolonel Infanteri Jozanda mengecam tindakan kelompok bersenjata yang membawa paksa sembilan perempuan di Distrik Jila, Mimika, Papua Tengah. Tindakan tersebut dinilai, sebagai perbuatan keji dan tidak manusiawi.
Jozanda mengatakan tindakan tersebut semakin memprihatinkan. Karena kelompok bersenjata itu diduga melakukan kekerasan terhadap orang tua yang berusaha mencegah anak perempuan mereka dibawa secara paksa.
"Membawa anak-anak perempuan dengan paksa. Bahkan menembak orang tuanya saat orang tua itu menghalangi agar anaknya tidak dibawa paksa," ujar Jozanda di Timika, Kamis, 20 Aguatus 2026.
Menurutnya, aparat TNI-Polri saat ini masih melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang diduga membawa sembilan perempuan tersebut. Ia berharap seluruh personel yang bertugas di lapangan diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan operasi.
"Semoga prajurit TNI-Polri yang bertugas di sana diberikan kemudahan, keselamatan dalam melaksanakan tugas-tugas ini," katanya. Selain melakukan pengejaran, aparat TNI juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Distrik Jila.
Jozanda mengatakan, kondisi warga saat ini cukup memprihatinkan karena sebagian masyarakat mengalami trauma setelah kejadian tersebut. Kondisi itu berdampak pada aktivitas berkebun yang menjadi salah satu sumber pangan warga.
"Besok kami akan mendukung helikopter untuk mendropkan makanan karena masyarakat di sana trauma dan tidak berkebun pascakejadian itu. Sehingga bahan makanan juga berkurang," ujarnya.
Jozanda menegaskan TNI-Polri bersama pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat di Distrik Jila. "Kami tetap peduli bersama masyarakat dan tidak akan tinggalkan masyarakat. Kami ada di sini untuk mereka," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....