Kemenkes Kirim Dua RS Lapangan Tangani Korban Gempa NTT
- 17 Agt 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenkes mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke lokasi terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Rumah sakit lapangan tersebut ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.
- Hingga Senin 17 Agustus 2026 sore, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 68 orang dan 213 orang mengalami luka-luka.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke lokasi terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Rumah sakit lapangan tersebut ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.
"Kemenkes sudah mengirimkan 2 unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo. Diharapkan nanti rumah sakit ini dapat melayani warga kita yang korban gempa bumi dan yang harus dievakuasi," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Senin 17 Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit lapangan diperlukan mengingat sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas, turut terdampak akibat gempa. "Karena mengingat banyak rumah sakit dan puskesmas yang terdampak dari akibat kegempaan ini," katanya.
Gempa bumi M 7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026). Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan, serta membuat ribuan warga harus mengungsi.
Hingga Senin 17 Agustus 2026 sore, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 68 orang. Sementara itu, sebanyak 213 orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Berton mengatakan BNPB masih terus memantau perkembangan jumlah korban di lapangan. Data tersebut akan diperbarui apabila ditemukan adanya korban tambahan. "Kami tetap memantau jumlah korban ini dan terus akan kami laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....