SAR Perluas Pencarian Empat Korban KMP Putri Yasmin

  • 16 Agt 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR gabungan memperluas area pencarian empat korban yang belum ditemukan dalam insiden kebakaran KMP Putri Yasmin
  • Memasuki hari kelima, Minggu, 16 Agustus 2026, pencarian diperluas hingga perairan Bali
  • Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan sejumlah alat utama (alut) laut dikerahkan untuk mengoptimalkan operasi pencarian

RRI.CO.ID, Mataram - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian empat korban yang belum ditemukan dalam insiden kebakaran KMP Putri Yasmin. Memasuki hari kelima, Minggu, 16 Agustus 2026, pencarian diperluas hingga perairan Bali.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan sejumlah alat utama (alut) laut dikerahkan untuk mengoptimalkan operasi pencarian. Pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor di perairan dan diperkuat dengan penyisiran melalui jalur darat.

"Pembagian wilayah pencarian pada hari ini kembali dioptimalkan ke beberapa sektor strategis. Baik di laut maupun di darat," kata Hariyadi.

Menurutnya, tiga sektor pencarian di perairan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). RIB 02 Mataram bergerak ke arah timur laut dari lokasi kejadian, sedangkan RIB 05 Nusa Penida melakukan penyisiran dari arah barat Nusa Penida.

Sementara, RIB 01 Denpasar dikerahkan untuk melakukan pencarian di wilayah perairan selatan Bali. Pembagian sektor dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian terhadap empat korban yang masih belum ditemukan.

Selain operasi di laut, tim SAR gabungan melanjutkan penyisiran di sepanjang kawasan pesisir. Informasi mengenai pencarian korban juga disampaikan kepada masyarakat hingga wilayah Belongas.

"Hingga saat ini, seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya maksimal di lapangan. Demi menemukan sisa korban yang belum kunjung ditemukan," ujarnya.

Operasi melibatkan Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar bersama TNI AL, kepolisian, KSOP Lembar, ASDP, unsur kesehatan, serta sejumlah potensi SAR lainnya. Sejumlah armada laut dan udara turut mendukung operasi tersebut.

Di antaranya KN SAR 220 Mataram, KN SAR Arjuna, sejumlah RIB, kapal TNI AL dan Polair, kapal penyeberangan, serta helikopter.

Tim medis dan ambulans dari sejumlah fasilitas kesehatan juga disiagakan untuk mendukung operasi, pencarian terhadap empat korban akan terus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi dan hasil evaluasi tim SAR di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....