Hari ke-2 Pencarian Korban Bencana Gempa Flores, Tim SAR Tembus Akses Longsor

  • 16 Agt 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR Gabungan memasuki hari kedua operasi pencarian dan pertolongan untuk korban gempa bumi 7,7 magnitudo di NTT dengan memperluas jangkauan ke titik-titik prioritas.
  • Pencarian difokuskan pada dua wilayah utama yaitu Kota Mbay Kabupaten Nagekeo dan kawasan Reo Kabupaten Manggarai dengan pengerahan personel dan alat utama SAR.
  • Akses ke beberapa wilayah terdampak sebelumnya terhambat oleh longsor, namun Tim SAR tetap berusaha memperluas jangkauan pertolongan kepada masyarakat.

RRI.CO.ID, Mbay - Tim SAR Gabungan terus memperluas pencarian dan pertolongan terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi 7,7 magnitudo di NTT. Memasuki hari kedua, personel bersama Alat Utama (Alut) SAR dikerahkan ke sejumlah titik yang menjadi prioritas operasi.

Pencarian hari ke-2 ini difokuskan di dua wilayah utama, yakni Kota Mbay Kabupaten Nagekeo, dan kawasan Reo, Kabupaten Manggarai. Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan akses menuju sejumlah wilayah terdampak sebelumnya sempat terhambat akibat longsor.

“Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas melakukan pencarian di wilayah Manggarai Timur. Per pukul 06.00 WITA, telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor," kata Fathur, Minggu, 16 Agustus 2026.

Ia mengatakan, dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat kembali diperluas untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pertolongan. Fathur juga mengungkapkan, Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan pendataan di lapangan.

Termasuk memperkuat koordinasi dengan unsur terkait guna memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terjangkau. Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sementara hingga pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak gempa.

Yaitu terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka berat maupun luka ringan. Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dinamis.

Proses pendataan serta verifikasi terus dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur potensi SAR di wilayah terdampak. Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....