Karhutla Landa Dua Kabupaten di Kaltim, Nihil Korban Jiwa

  • 13 Agt 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova mengatakan, karhutla di Kutai Kartanegara
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
  • Total luas lahan yang terdampak kebakaran di dua wilayah tersebut mencapai sekitar 20 hektare

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Total luas lahan yang terdampak kebakaran di dua wilayah tersebut mencapai sekitar 20 hektare.

Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova mengatakan, karhutla di Kutai Kartanegara. Tepatnya di Kelurahan Muara Sanga-sanga, Kecamatan Sanga-sanga, Selasa (11/8/2026).

"Kebakaran hutan dan lahan melanda Kelurahan Muara Sanga-sanga, Kecamatan Sanga-sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa (11/8) sekitar pukul 15.20 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 15 hektare dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini," kata Dodi, Kamis, 13 Agustus 2026.

Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Kartanegara dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

Pada hari yang sama, karhutla juga terjadi di Kabupaten Paser dan tersebar di tiga kecamatan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Muara Komam, Tanah Grogot, dan Pasir Belengkong.

Lokasi terdampak meliputi Desa Beras Jiring di Kecamatan Muara Komam serta Desa Tanah Grogot dan Desa Tepian Batang di Kecamatan Tanah Grogot. Kebakaran juga terjadi di Desa Damit, Kecamatan Pasir Belengkong.

Total luas lahan yang terbakar di Kabupaten Paser diperkirakan mencapai lima hektare. Petugas melakukan sejumlah langkah untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah penjalaran api.

"Di Paser pemadaman menggunakan peralatan sederhana, pengerahan water truck. Serta pembuatan sekat bakar untuk mengisolasi kobaran api," ujarnya.

BNPB mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau. Masyarakat juga diingatkan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu munculnya titik api baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....