BNPB: Karhutla Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan
- 11 Agt 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Magetan dan Jombang, Jawa Timur, berhasil dipadamkan
- Tim gabungan menangani kebakaran di kedua wilayah tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam
- Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova mengatakan, kesiapsiagaan dan respons cepat lintas unsur menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Magetan dan Jombang, Jawa Timur, berhasil dipadamkan. Tim gabungan menangani kebakaran di kedua wilayah tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova mengatakan, kesiapsiagaan dan respons cepat lintas unsur menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas. "Di Kabupaten Magetan, kebakaran hutan terjadi di dua desa dalam wilayah Gunung Bungkuk di Kecamatan Parang, Minggu (9/8)," kata Dodi, Selasa, 11 Agustus 2026.
BNPB mencatat luas kawasan hutan yang terdampak di Gunung Bungkuk diperkirakan mencapai lima hektare. Rinciannya, sekitar tiga hektare berada di Desa Mategal dan dua hektare di Desa Bungkuk.
Personel gabungan dari BPBD Jawa Timur, BPBD Magetan, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan pemadaman melalui jalur darat. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB pada hari yang sama.
"Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya. Penanganan karhutla juga dilakukan di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.
Tim gabungan melakukan penyiraman secara intensif hingga kebakaran dinyatakan padam dan kondisi terkendali. "Sudah padam. Dua hektare lahan yang terbakar di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang itu karena kelalaian sisa pembakaran sampah yang tidak diawasi," ujarnya.
BNPB mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau. Masyarakat juga diimbau tidak membakar sampah maupun membuka dan membersihkan lahan dengan cara dibakar untuk mencegah munculnya titik api baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....