BPJS Ketenagakerjaan Gresik Perkuat Program Return to Work bagi Pekerja

  • 12 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program Return to Work (RTW).
  • Purwantono menegaskan bahwa program RTW tidak hanya berorientasi pada pemulihan kondisi pekerja, tetapi juga memastikan mereka dapat kembali menjalankan aktivitas pekerjaan secara produktif.
  • BPJS Ketenagakerjaan Gresik berharap penguatan sinergi tersebut dapat mendorong terbentuknya ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.

RRI.CO.ID, Gresik - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program Return to Work (RTW). Hal ini untuk memastikan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja dapat kembali produktif.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Koordinasi dan Penguatan Sinergi Program Return to Work bertema “Menguatkan Kolaborasi, Mengembalikan Produktivitas: Bersama Mewujudkan Layanan Return to Work yang Berkualitas” di Hotel Horison Gresik, Sabtu 11 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik, Kepala Bidang Pelayanan, Manajer Kasus BPJS Ketenagakerjaan Gresik. Kemudian, kepala puskesmas se-Kabupaten Gresik, Direktur RS Petro, perwakilan Dinas Kesehatan Gresik, serta Ortocare Indonesia.

Koordinasi lintas sektor ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam memberikan pendampingan kepada pekerja yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Pendampingan dilakukan agar pekerja dapat menjalani proses pemulihan sekaligus kembali bekerja sesuai kondisi dan kemampuannya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik Purwantono menegaskan bahwa program RTW tidak hanya berorientasi pada pemulihan kondisi pekerja. Tetapi juga memastikan mereka dapat kembali menjalankan aktivitas pekerjaan secara produktif.

“Kolaborasi menjadi kunci agar layanan Return to Work dapat berjalan optimal. Dengan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, fasilitas kesehatan, perusahaan dan stakeholder terkait, pekerja dapat memperoleh pendampingan yang tepat hingga kembali produktif,” ujar Purwantono.

Menurutnya, keberhasilan program RTW membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari BPJS Ketenagakerjaan, fasilitas pelayanan kesehatan, perusahaan hingga pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, proses pemulihan pekerja diharapkan tidak berhenti pada aspek medis. Tetapi berlanjut hingga pekerja mampu kembali menjalankan pekerjaannya secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Gresik juga memberikan penghargaan kepada lima perusahaan yang dinilai memiliki komitmen dan berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan program RTW. Lima perusahaan penerima penghargaan tersebut yakni PT Dwika Karya Mandiri Jaya, PT Angkasa Raya Steel, Indja Mas Murni, Karya Manunggal Jati, dan PT Dua Permata Sakti.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung keberlangsungan program RTW. Dukungan perusahaan dinilai penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang memberikan kesempatan kepada pekerja untuk kembali bekerja setelah menjalani proses pemulihan.

BPJS Ketenagakerjaan Gresik berharap penguatan sinergi tersebut dapat mendorong terbentuknya ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....