Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih di Kabupaten Banjar
- 11 Agt 2026 08:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU menyalurkan 8.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
- Distribusi dilakukan menggunakan dua mobil tangki dan didukung tandon air serta koordinasi bersama pemerintah daerah
- Kementerian PU juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui pengembangan sumber air baku, embung, sumur bor, dan jaringan perpipaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 8.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Bantuan tersebut menjadi bagian respons cepat pemerintah memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Distribusi dilakukan di Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, menggunakan dua mobil tangki berkapasitas masing-masing 4.000 liter. Penyaluran air dilaksanakan secara terjadwal sesuai kebutuhan masyarakat dan hasil pemantauan di lapangan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan ketersediaan air menjadi fondasi penting bagi kehidupan dan pembangunan nasional. Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat ketika kekeringan melanda suatu wilayah.
"Air merupakan fondasi penting bagi kehidupan dan pembangunan. Karena itu ketika terjadi kekeringan, pemerintah harus bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 Agustus 2026.
Sebelumnya, kekeringan di Desa Gunung Batu ini dilaporkan mulai terjadi sejak 3 Agustus 2026 akibat terbatasnya sumber air. Kondisi geografis wilayah turut menyebabkan masyarakat membutuhkan tambahan pasokan air bersih selama musim kemarau.
Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan (BPBPK Kalimantan Selatan) mengerahkan tiga personel lapangan. Petugas tersebut mendukung distribusi air bersih agar penyaluran berlangsung sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Kementerian PU juga menempatkan dua unit tandon berkapasitas masing-masing 2.200 liter di lokasi strategis. Fasilitas tersebut memudahkan masyarakat memperoleh air bersih dari hasil distribusi mobil tangki.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan bersama Pemerintah Desa Gunung Batu dan Kecamatan Sambung Makmur. Kegiatan tersebut juga melibatkan BPBD Kabupaten Banjar serta Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan.
Dody juga menegaskan penanganan kekeringan tidak cukup dilakukan melalui distribusi air bersih semata. Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat ketahanan air di daerah terdampak.
"Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan penanganan jangka panjang. Antara lain melalui pengembangan sumber air baku, embung, sumur bor, dan jaringan perpipaan sesuai kebutuhan wilayah,” ujar Dody.
“Dengan begitu, risiko kekurangan air pada musim kemarau dapat ditekan," ucapnya. Kementerian PU juga terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah ancaman kekeringan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....