Wisata Gunung Bromo Ditutup Total karena Kebakaran Meluas
- 09 Agt 2026 03:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengumumkan penutupan secara total seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
- Hal ini menyusul kejadian kebakaran hutan yang semakin meluas di area Kaldera Bromo, Sabtu 8 Agustus 2026 malam.
- Penutupan diberlakukan mulai Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.
RRI.CO.ID, Probolinggo - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup seluruh akses wisata ke Gunung Bromo, Jawa Timur. Penutupan ini dilakukan menyusul kebakaran hutan yang semakin meluas di area Kaldera Bromo.
Hingga Sabtu 8 Agustus malam, kobaran api terus menyala akibat tiupan angin kencang. Seiring meluasnya kebakaran, Balai Besar TNBTS memutuskan menutup seluruh akses kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo.
Penutupan diberlakukan mulai Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Belum ada penjelasan apakah di dalam kawasan tersebut ada wisatawan yang terjebak kebakaran.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas proses pemadaman. "Selain itu untuk menjamin keamanan dan keselamatan para pengunjung," kata Rudijanta dalam keterangan, Sabtu malam 8 Agustus 2026.
Penutupan berlaku di seluruh pintu masuk kawasan TNBTS. Pintu tersebut meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.
Pintu masuk lain yang ditutup adalah di Jemplang dan Coban Trisula, Kabupaten Malang. Satu lagi pintu masuk yaitu di Senduro di Kabupaten Lumajang.
Dengan penutupan tersebut, seluruh aktivitas kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo dihentikan sementara. TNBTS akan membuka lagi setelah dinyatakan aman dari kobaran api.
Bagi masyarakat atau pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara dalam jaringan (daring) selama periode penutupan, pihak pengelola memberikan opsi penyesuaian jadwal ulang ("reschedule") atau pengembalian dana ("refund").
Proses pengajuan jadwal ulang atau pengembalian dana tersebut dapat dilakukan dengan cara melengkapi formulir khusus. Formulir bisa didapat melalui administrator aplikasi pemesanan daring TNBTS.
Pengelola Balai Besar TNBTS mengimbau masyarakat, wisatawan, serta pelaku jasa wisata menghentikan seluruh aktivitas di kawasan. Masyarakat dan pengunjung juga diminta aktif menjaga kawasan TNBTS dari bencana kebakaran lanjutan.
Gunung Bromo adalah salah satu tujuan wisata di Jawa Timur yang sangat terkenal baik bagi wisatawan lokal maupun manca negara. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.614 meter dari atas permukaan laut dengan udara yang sangat dingin.
Salah satu daya tarik Gunung Bromo adalah adanya kaldera atau kawah gunung dengan garis tengan ratusan meter. Kawah tersebut dikelilingi oleh lautan pasir yang amat luas sekitar 10km persegi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....