Kementerian PU Kerahkan Personel dan Truk Tangki Tangani Karhutla di Kalteng

  • 08 Agt 2026 17:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU mengerahkan personel dan tiga mobil tangki air untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Tengah
  • Bantuan disalurkan melalui BWS Kalimantan II dan BPBPK Kalimantan Tengah dengan penempatan disesuaikan perkembangan titik api
  • Kementerian PU memanfaatkan reservoir dan jaringan kanal sebagai sumber air guna mempercepat proses pemadaman

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan personel dan tiga mobil tangki air untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut difokuskan untuk memperkuat suplai air pada sejumlah titik kebakaran di kawasan hutan gambut.

Bantuan disalurkan melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan II dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, serta Kawasan Kalimantan Tengah. Penempatan mobil tangki terus disesuaikan dengan perkembangan titik api dan kebutuhan pemadaman di lapangan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi karhutla terus diperkuat selama musim kemarau tahun 2026. Menurutnya, koordinasi lintas sektor dan penyediaan infrastruktur pendukung menjadi bagian penting dalam penanganan bencana.

"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Itu untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Sebelumnya, kebakaran dilaporkan terjadi pada Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di Kalimantan Tengah. Berdasarkan asesmen Posko Karhutla, kebakaran dipicu cuaca kering dan telah mencakup sekitar 400 hektare lahan.

Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum akibat kebakaran tersebut. Operasi pemadaman melibatkan BPBD, TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, serta Satgas Karhutla.

Kementerian PU juga memanfaatkan reservoir dan jaringan kanal sebagai sumber air untuk mendukung proses pemadaman. Infrastruktur tersebut membantu mempercepat penanganan karhutla, terutama pada kawasan gambut yang mudah terbakar.

Selain mengerahkan mobil tangki, Kementerian PU menyiagakan pompa air, selang, serta perlengkapan pendukung lainnya. Personel juga disiagakan untuk memastikan respons cepat terhadap perkembangan situasi kebakaran di lapangan.

Penanganan tersebut menjadi bagian dari implementasi Visi PU608 melalui pengelolaan sumber daya air yang adaptif. Kementerian PU juga terus mengoptimalkan infrastruktur air guna mendukung penanggulangan bencana di tengah perubahan iklim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....