Pramono Pastikan Data Pajak Aman Usai Gedung Bapenda DKI Terbakar
- 08 Agt 2026 14:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan data perpajakan tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
- Pramono mengapresiasi penanganan cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel.
- Pramono memastikan kebakaran tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan DKI Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan data perpajakan tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Hal ini setelah Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, terbakar.
Kebakaran terjadi pada Jumat 7 Agustus 2026 sekitar pukul 21.30 WIB. Api melanda lantai 11 hingga lantai 16 gedung tersebut dan berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu (8/8) dini hari.
"Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel. Sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa," kata Pramono dalam keterangannya, Sabtu 8 Agustus 2026.
Gedung tersebut ditempati sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta. Total terdapat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di gedung tersebut.
Pramono memastikan kebakaran tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan DKI Jakarta. Ia mengatakan seluruh data telah dicadangkan secara digital.
"Data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah di-back up secara digital. Sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, Pramono memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap keberlangsungan layanan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan," ujarnya.
ITCS Terdampak
Meski demikian, kebakaran berdampak pada Traffic Management Control (TMC)/Intelligent Traffic Control System (ITCS) Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16. Akibat kebakaran tersebut, sistem pengaturan lampu lalu lintas yang sebelumnya berjalan secara otomatis kini harus dilakukan secara manual.
"Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual," ucap Pramono.
Pramono telah menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk mempertebal personel di lapangan. Langkah ini dilakukan agar pengaturan lalu lintas tetap berjalan dan tidak menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....