Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI

  • 08 Agt 2026 13:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mengusut penyebab kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.
  • Gedung Bapenda DKI Jakarta di kawasan Jakarta Pusat telah dipasangi garis polisi.
  • Hingga kini, polisi telah memeriksa 10 saksi terkait kebakaran tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mengusut penyebab kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Polisi kini masih menunggu proses penyisiran gedung oleh petugas pemadam kebakaran sebelum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ini, gedung Bapenda DKI Jakarta di kawasan Jakarta Pusat telah dipasangi garis polisi. Sejumlah petugas kepolisian dan pemadam kebakaran juga berjaga di sekitar lokasi.Pantauan di lokasi, Sabtu 8 Agustus 2026.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan tim Puslabfor Polri telah berada di lokasi sejak Jumat (7/8) malam. Namun, tim belum dapat masuk ke dalam gedung karena petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi bangunan aman.

"Dari kepolisian, sudah datang dari tim Labfor. Namun, belum bisa masuk karena masih dilakukan penyisiran dulu oleh tim penyisir dari Damkar," kata Roby di gedung Bapenda DKI Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026.

Roby mengatakan olah TKP akan dilakukan setelah gedung dinyatakan aman. Tim Puslabfor nantinya akan mencari sumber sekaligus penyebab kebakaran.

"Kalau sudah dinyatakan aman untuk polisi masuk dan melakukan TPTKP (tindakan pertama di tempat kejadian perkara). Dan olah TKP oleh Labfor Polri, baru kita akan masuk untuk mencari sumber atau sebab dari kebakaran tersebut," ujarnya.

Hingga kini, polisi telah memeriksa 10 saksi terkait kebakaran tersebut. Salah satu saksi merupakan korban yang sempat terjebak di dalam gedung dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kami sudah memeriksa 10 saksi. Termasuk satu korban yang masih di rumah sakit, dilarikan ke rumah sakit tadi pagi," kata Roby.

Korban tersebut diketahui bekerja di gedung teknis dan sempat terjebak di lantai 15 saat kebakaran terjadi. "Informasi sementara, dia bekerja di gedung teknis tersebut," ujarnya.

Roby memastikan kondisi korban saat ini baik dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

"Untuk penyebab nanti akan kita ketahui setelah dari pemeriksaan, olah TKP-nya dan TPTKP dari Puslabfor Polri," ucapnya.

Diketahui, kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta terjadi pada Jumat 7 Agustus 2026, malam. Titik awal api diduga berasal dari lantai 11 gedung yang saat ini sedang direnovasi.

"Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11. Di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung di lokasi kejadian, Sabtu 8 Agustus 2026.

Meski demikian, dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan. Polisi akan melakukan olah TKP bersama tim Puslabfor setelah kondisi gedung dinyatakan aman oleh petugas pemadam kebakaran.

Penyelidikan tersebut nantinya diharapkan dapat mengungkap titik awal api. Serta faktor yang menjadi penyebab kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....