Cegah Api Kembali, Damkar Sisir Lantai 11 hingga 16 Gedung Bapenda DKI Jakarta
- 08 Agt 2026 11:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gulkarmat masih menyisir lantai 11 hingga lantai 16 Gedung Bapenda DKI Jakarta.
- Penyisiran dilakukan untuk mencegah munculnya kembali api dari tumpukan material dan asap.
- Satu korban berhasil dievakuasi dari lantai 16 dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
RRI.CO.ID, Jakarta - Petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyisiran Gedung Teknis Bapenda DKI Jakarta. Penyisiran dilakukan dari lantai 11 hingga lantai 16 untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifuddin mengatakan, petugas kini memasuki tahap penyelesaian penanganan kebakaran. Menurutnya, penyisiran dilakukan untuk mencegah munculnya kembali api dari tumpukan material terbakar.
"Dari lantai 11, lantai 12, sampai lantai 16. Lantai 16 tinggal beberapa titik saja yang akan dituntaskan," ujar Syarifuddin saat ditemui di depan gedung Bapenda DKI Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, petugas masih mengurai tumpukan material di sejumlah bagian gedung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar api tidak kembali menyala.
Syarifuddin mengatakan, kondisi lantai 11 hingga lantai 16 menjadi perhatian utama petugas. Sementara itu, bagian gedung di bawah lantai 11 disebut dalam kondisi aman dari penyalaan api.
"Untuk penyisiran kita tetap dari lantai 11, 12, 13. Sampai benar-benar tuntas," katanya.
Menurut Syarifuddin, tumpukan material dan asap yang masih tersisa berpotensi memicu kebakaran kembali. Karena itu, petugas memastikan seluruh titik harus benar-benar dituntaskan sebelum lokasi dinyatakan aman.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 39 unit dan 195 personel. Petugas juga mengutamakan proses penyelamatan ketika seorang korban ditemukan terjebak di dalam gedung.
Satu korban berhasil dievakuasi secara manual dari lantai 15 menuju bagian bawah gedung. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis dan hingga kini masih berada di Rumah Sakit Tarakan.
Terkait penyebab kebakaran, Syarifuddin menyebut hal tersebut masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Olah tempat kejadian perkara dilakukan setelah petugas memastikan gedung aman dari bahaya kebakaran.
Ia menegaskan, petugas akan menyelesaikan seluruh proses pemadaman dan penyisiran terlebih dahulu. Setelah kondisi dinyatakan aman, kepolisian dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....