BNPB Salurkan 148 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Bandung Barat

  • 08 Agt 2026 00:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BNPB mendistribusikan sebanyak 148 ribu liter air bersih untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
  • Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.
  • BNPB memastikan terus mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan dampak musim kemarau, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendistribusikan sebanyak 148 ribu liter air bersih. Guna membantu masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

"BPBD setempat telah mendistribusikan sekitar 148.000 liter air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan," kata Abdul dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 7 Agustus 2026. Ia menjelaskan, kekeringan dipicu oleh minimnya curah hujan dalam waktu yang cukup lama sehingga sejumlah sumber air milik warga mengering.

Kondisi tersebut mulai dirasakan secara signifikan oleh masyarakat sejak Selasa (28/7).

Berdasarkan pendataan sementara Direktorat Pengendalian Operasi BNPB, jumlah warga yang terdampak penurunan pasokan air bersih diperkirakan mencapai 25.830 jiwa atau sekitar 7.980 kepala keluarga (KK).

BNPB memastikan terus mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan dampak musim kemarau, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Menurut Abdul, upaya penanganan dilakukan mengingat dampak kemarau diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan dan diperparah oleh pengaruh fenomena El Nino.

BNPB juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk menggunakan air secara bijak. Serta mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah daerah maupun BPBD setempat terkait penyaluran bantuan air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....