PU Salurkan 18.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Aceh Besar
- 06 Agt 2026 11:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU menyalurkan 18.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Aceh Besar
- Kementerian PU juga menyiapkan sembilan pompa air melalui BWS Sumatera I untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian
- Bantuan air bersih telah menjangkau sekitar 170 kepala keluarga atau 512 jiwa dan akan terus disalurkan sesuai kebutuhan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan sebanyak 18.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Aceh Besar. Bantuan tersebut menjadi bagian upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berkepanjangan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penyediaan air menjadi fondasi penting pembangunan di tengah dampak perubahan iklim. Menurutnya, layanan air berkualitas harus tetap tersedia bagi masyarakat yang menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino.
"Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting. Selain itu, air juga menjadi penopang utama bagi pembangunan berkelanjutan," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip, Kamis, 6 Agustus 2026.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi kering melalui keputusan bupati tahun 2026. Penetapan tersebut menjadi dasar percepatan penanganan kekeringan bersama pemerintah pusat dan instansi terkait.
Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Kementerian PU menyiapkan sembilan pompa air untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga akan mengatur kembali tata kelola distribusi air irigasi di wilayah terdampak.
Sementara itu, BPBPK Aceh mengerahkan delapan personel beserta armada mobil tangki untuk mendukung distribusi air bersih. PDAM Tirta Mountala menyediakan sumber air baku yang kemudian disalurkan bersama BPBD Aceh Besar.
Penyaluran bantuan dilakukan bertahap di Komplek Kota Reuntang, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, sejak Selasa, 4 Agustus 2026. Bantuan tersebut menjangkau masyarakat Desa Ujong Keupula, Desa Lampanah, dan Desa Ujong Mesjid yang mengalami krisis air bersih.
Sebanyak 18.000 liter air bersih itu berhasil disalurkan kepada sekitar 170 kepala keluarga atau 512 jiwa terdampak. Penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat melalui koordinasi pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kementerian PU terus berkomitmen memperkuat penanganan dampak kekeringan melalui penyediaan layanan dasar masyarakat. Koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan juga terus dilakukan agar distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....