Bendungan Keureuto Jaga Pasokan Air Aceh Tetap Aman saat Kemarau

  • 04 Agt 2026 10:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU memastikan Bendungan Keureuto menjaga pasokan air Aceh tetap aman selama musim kemarau dan El Nino
  • Bendungan Keureuto memiliki kapasitas tampung 215,94 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 896,39 hektare
  • Infrastruktur tersebut mengairi 14.695 hektare lahan irigasi dan meningkatkan indeks pertanaman dari 200 persen menjadi 300 persen

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan Bendungan Keureuto menjaga pasokan air di Aceh tetap aman selama musim kemarau. Bendungan tersebut menjadi salah satu strategi menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pengelolaan sumber daya air harus menjamin kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian. Menurutnya, optimalisasi bendungan menjadi langkah penting menjaga ketahanan air secara berkelanjutan.

"Kita terus mengoptimalkan operasi infrastruktur sumber daya air agar kebutuhan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang optimal, kami memastikan pasokan air bagi masyarakat tetap aman dan berkelanjutan," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2026.

Bendungan Keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Aceh dengan kapasitas tampung 215,94 juta meter kubik. Infrastruktur tersebut juga memiliki luas genangan mencapai sekitar 896,39 hektare.

Dari sisi manfaat, Bendungan Keureuto mampu mengairi daerah irigasi seluas 14.695 hektare melalui jaringan sepanjang 75,94 kilometer. Keberadaannya meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 200 persen menjadi 300 persen setiap tahunnya.

Peningkatan tersebut memungkinkan petani menanam padi hingga tiga kali dalam setahun. Rata-rata produksi padi juga mencapai 5,5 ton Gabah Kering Panen per hektare.

Selain mendukung irigasi, bendungan tersebut menyediakan air baku sebesar 0,65 meter kubik setiap detik. Bendungan Keureuto juga berperan mengurangi potensi banjir di wilayah hilir seluas sekitar 627 hektare.

Potensi pemanfaatan energi Bendungan Keureuto diperkirakan mencapai 185,62 megawatt melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Potensi tersebut juga didukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di kawasan bendungan.

Keberadaan Bendungan Keureuto diharapkan memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat dan mendukung peningkatan produksi pertanian. Bendungan tersebut juga menjadi solusi jangka panjang menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau dan fenomena El Nino.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....