Antisipasi Kekeringan akibat Kemarau, Pemkot Bekasi Siapkan 11 Water Trucking

  • 03 Agt 2026 20:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemkot Bekasi menyiapkan sebanyak 11 armada Water trucking atau truk pengangkut air guna mengantisipasi kekeringan akibat kemarau.
  • Hadirnya water trucking diharapkan membuat pelayanan distribusi air bersih dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi gangguan pasokan di wilayah Kota Bekasi.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Pemkot Bekasi menyiapkan sebanyak 11 armada Water trucking atau truk pengangkut air guna mengantisipasi kekeringan akibat kemarau. Armada tersebut resmi beroperasi ditandai dengan seremoni pelepasan di Kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I, Kota Bekasi, Senin, 3 Agustus 2026.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dalam sambutannya saat seremoni pelepasan mengatakan, keberadaan water trucking merupakan bentuk kesiapan Pemkot Bekasi. Terutama dalam menghadapi kekeringan sebagai dampak musim kemarau.

Menurutnya, hadirnya water trucking diharapkan membuat pelayanan distribusi air bersih dapat dilakukan secara cepat. Terutama bila terjadi gangguan pasokan di wilayah Kota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memberikan apresiasi PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur yang telah berkolaborasi dengan Pemkot Bekasi. Khususnya dalam rangka penyediaan air bersih bagi warga Kota Bekasi.

"Ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kami dalam menghadapi dampak dari pada musim kemarau. Kami berharap dengan hadirnya water trucking pasokan air bersih tetap terjadi bila mana terjadi kendala pasokan air kepada warga," katanya, Senin, 3 Juli 2026.

Tri juga menyebut, bahwa 11 armada water trucking berasal dari berbagai perangkat daerah di Kota Bekasi. Mulai dari BPBD, Disdamkarmat, DBMSDA maupun Tirta Patriot.

Ia mengatakan, sinergi lintas perangkat daerah ini menjadi kekuatan. Terutama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat Kota Bekasi untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. Serta mengajak seluruh warga membangun budaya hemat air untuk menjaga ketersedian air bersih.

“Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, namun keberhasilan menghadapi musim kemarau juga memerlukan partisipasi masyarakat. Yakni dengan menggunakan air secara hemat dan tidak melakukan penimbunan secara berlebihan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....