Pemkot Bekasi Mulai Mitigasi Dampak Kemarau dari Kekeringan hingga Kebakaran

  • 31 Jul 2026 16:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mitigasi dimulai dengan memastikan kesiapan jajaran Pemkot Bekasi melalui kegiatan rapat koordinasi.
  • Pemkot Bekasi mulai melakukan mitigasi dampak kemarau seperti kebakaran maupun kekeringan.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Pemkot Bekasi mulai melakukan sejumlah langkah mitigasi menghadapi dampak kemarau. Mulai dari ancaman kekeringan hingga kebakaran.

Menurut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, mitigasi dampak kemarau perlu dilakukan. Untuk memastikan bahwa dampak kemarau seperti kekeringan dan kebakaran bisa ditanggulangi.

Ia menjelaskan, sebagai langkah awal mitigasi dampak kemarau, pihaknya sudah mengumpulkan seluruh jajarannya. Mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Disdamkarmat), camat dan lurah hingga Perumda Tirta Bhagasasi.

"Pemkot Bekasi sudah menggelar rapat koordinasi tentang mitigasi dampak kemarau dengan mengumpulkan seluruh jajaran. Ini penting untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dan strategi mitigasi dampak kemarau," katanya, Jumat, 31 Juli 2026.

Tri juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak pada saat kemarau. Dengan tidak menggunakannya untuk keperluan yang tidak penting.

"Harus bijak menggunakan air, jangan boros. Gunakan untuk sesuatu yang memang perlu, mandi, memasak dan hal penting lainnya," katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan terutama di lahan kosong. Sebab pada saat musim kemarau potensi kebakaran meningkat dibandingkan hari biasanya.

"Kami himbau masyarakat jangan melakukan aktivitas yang bisa menimbulkan titik api seperti melakukan pembakaran sampah. Ini penting dipahami sebagai langkah mencegah terjadinya kebakaran," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....