Harga Pangan di Tangerang Melonjak Dampak Kekeringan

  • 31 Jul 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Harga pangan disejumlah pasar tradisional yang ada diwilayah Tangerang mengalami lonjakan
  • Hal itu lantaran dampak kekeringan akibat kemarau ekstrem.

RRI.CO.ID, Tangerang - Harga pangan disejumlah pasar tradisional yang ada diwilayah Tangerang mengalami lonjakan. Hal itu lantaran dampak kekeringan akibat kemarau ekstrem.

Pantauan rri.co.id, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama kelompok cabai merah dan protein hewani. Sementara harga bawang justru mengalami tren penurunan.

Salah satu penjual beras di Pasar Anyar Kota Tangerang, Agus mengatakan beras kualitas bawah II naik 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram. "Biasanya Rp11-12 ribu per kilogram, kini menjadi Rp14.600 per kilogramnya," ujarnya, Kamis 30 Juli 2026.

Sementara pedagang sayur di Pasar Laris Kota Tangerang, Edi menyatakan harga cabai mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp40-50 ribu per kilo gram, saat ini mencapai Rp80 ribu per kilogram. Sama halnya dengan berbagai jenis sayur mayur yang melonjak sekitar Rp5-10 ribu per kilogramnya.

"Semua jenis sayuran saat ini harganya melonjak. Diduga dampak kemarau dan lahan pertanian kekeringan," kata dia.

Dia juga mengaku minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,21 persen menjadi Rp24.350 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II tetap di Rp23.450 per liter.

Salah satu pembeli di Pasar Anyar Kota Tangerang, Nuryani menuturkan, pada kelompok protein hewani, harga daging sapi kualitas I naik 0,07 persen menjadi Rp151.050 per kilogram. Selain itu, harga daging ayam ras segar naik 1,92 persen menjadi Rp39.850 per kilogram.

"Harga telur ayam ras segar naik tipis 0,17 persen menjadi Rp29.650 per kilogram. Kenaikan terutama terjadi pada kelompok cabai merah dan protein hewani, ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....