BAZNAS dan MUI Digital Perkuat Literasi Zakat di Era Kecerdasan Buatan

  • 29 Jul 2026 19:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi dengan Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
  • Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu. 29 Juli 2026.
  • Workshop mengusung tema "Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital". Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat edukasi zakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi dengan Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meningkatkan literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Rabu. 29 Juli 2026.

Workshop mengusung tema "Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital". Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat edukasi zakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kolaborasi dengan Media Digital MUI menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi zakat. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat syiar zakat kepada masyarakat.

"Kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan Media Digital MUI ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan." Idy mengatakan sinergi tersebut akan memperluas jangkauan edukasi zakat di era digital.

Idy menjelaskan, kerja sama kedua lembaga difokuskan pada tiga agenda utama. Ketiganya meliputi peningkatan literasi zakat, publikasi program zakat, serta penguatan isu-isu strategis terkait zakat di ruang digital.

Melalui kolaborasi tersebut, BAZNAS dan Media Digital MUI berkomitmen mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen pemberdayaan umat. Upaya itu juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pengelolaan zakat.

"Sinergi ini kami harapkan mampu menghadirkan edukasi zakat yang jauh lebih luas, adaptif, serta mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat di era modern." Idy menilai kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem literasi zakat yang inklusif.

Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari MUI dan kalangan praktisi digital. Mereka membahas strategi penguatan syiar Islam, literasi zakat, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk mendukung dakwah dan pemberdayaan umat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....