Menteri PU: Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen Siap Digunakan

  • 27 Jul 2026 02:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen siap digunakan untuk mendukung pendidikan keluarga prasejahtera
  • Pembangunan telah rampung dan hanya menyisakan penyempurnaan pada beberapa bagian bangunan
  • Kementerian PU tengah menyiapkan pembangunan sekitar 100 Sekolah Rakyat Tahap 3

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri PU Dody Hanggodo memastikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen siap digunakan mendukung pendidikan anak dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, saat ini pembangunan sekolah telah rampung dan hanya menyisakan penyempurnaan pada beberapa bagian bangunan.

"Sebetulnya ini sudah selesai, hanya perlu penyempurnaan pada beberapa bagian di asrama siswa. Namun sudah bisa difungsikan oleh siswa-siswi baru," ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) tersebut dalam keterangan tertulis pada Minggu, 26 Juli 2026.

Dalam peninjauannya, Dody juga berdialog dengan siswa yang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Ia meminta para siswa memanfaatkan seluruh fasilitas yang disediakan pemerintah untuk meraih masa depan lebih baik.

"Gunakan seluruh fasilitas yang telah diberikan negara ini sebaik-baiknya. Jangan pernah merasa rendah diri, karena Sekolah Rakyat justru memberikan kesempatan kepada adik-adik untuk meraih kesuksesan di masa depan," katanya.

Menteri PU Dody Hanggodo berdialog dengan salah satu siswi saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu, 26 Juli 2026 (Foto: Kementerian PU)

Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan seluas 59 ribu meter persegi dengan fasilitas pembelajaran yang lengkap. Fasilitas itu meliputi ruang kelas, asrama, rumah susun guru, masjid, perpustakaan, kantin, dapur, dan lapangan olahraga.

Dody mengatakan sebagian besar pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah juga telah memasuki tahap akhir penyelesaian. Dari sekitar 93 lokasi, hanya sembilan lokasi yang progres pembangunannya masih berada di bawah 90 persen.

Menurutnya, keterlambatan pembangunan terutama dipengaruhi kendala distribusi logistik menuju sejumlah lokasi terpencil. Meski demikian, seluruh proyek telah memasuki tahap penyelesaian dan segera mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kementerian PU juga tengah menyiapkan pembangunan sekitar 100 Sekolah Rakyat Tahap 3 yang segera memasuki proses lelang. Program tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan keluarga prasejahtera.

"Sekolah Rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan. Program ini juga mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045," ucap Menteri Dody.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....