Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Lebak
- 25 Jul 2026 12:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Lebak, Banten
- BBWS C3 mengerahkan tiga truk tangki, dua unit Mobile Pump, dan delapan unit Kempu untuk distribusi air
- Bantuan diprioritaskan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan pada lahan pertanian
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Lebak, Banten. Penyaluran air bersih membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau El Nino berlangsung.
Air bersih tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi, memasak, dan berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari. Penyaluran dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3).
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan air menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor. Menurutnya, layanan air berkualitas berperan penting menopang pembangunan ekonomi, sosial, lingkungan, serta ketahanan menghadapi perubahan iklim.
"Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim," kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 Juli 2026.
Sementara itu, Dirjen SDA Kementerian PU Arnold P. Ritiauw mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri PU. Menurutnya, penyaluran air bersih diprioritaskan untuk mengantisipasi dampak kekeringan terhadap masyarakat maupun lahan pertanian.
"Sesuai arahan, seluruh jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air bergerak cepat mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan di berbagai wilayah. Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada masyarakat maupun lahan pertanian yang mengalami kekurangan air akibat keterlambatan penanganan," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) itu.
Dalam pelaksanaannya, BBWS C3 mengerahkan tiga dump truck membawa tandon berkapasitas tiga ribu liter air bersih. Adapun pendistribusiannya dilakukan ke Desa Banjarsari, Desa Sukaraja, dan Desa Jagabaya di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.
BBWS C3 juga mengoperasikan dua unit Mobile Pump dan delapan unit Kempu untuk mendukung penanganan kekeringan. Bantuan tersebut dimanfaatkan masyarakat memenuhi kebutuhan konsumsi, memasak, serta berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari.
Salah seorang warga Kampung Pasir Keris, Desa Sukaraja, Muhammad Syarif mengaku terbantu dengan penyaluran bantuan air bersih tersebut. Menurutnya, bantuan itu memenuhi kebutuhan memasak, berwudu, dan aktivitas harian warga yang terdampak kekeringan.
"Alhamdulillah, adanya bantuan air bisa membantu masyarakat Pasir Keris air untuk memasak, untuk wudhu, dan sebagainya. Masyarakat Pasir Keris senang adanya bantuan air dikarenakan di Pasir Keris Desa Sukaraja kekeringan," ucapnya.
Kementerian PU menegaskan komitmennya terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak musim kemarau. Langkah tersebut diharapkan menjaga kualitas hidup masyarakat sekaligus memastikan aktivitas sehari-hari tetap berjalan selama kekeringan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....