Sejumlah Wilayah di Indonesia Terancam Kekeringan di Musim Puncak Kemarau
- 23 Jul 2026 21:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Banyumas - Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Musim kemarau di Indonesia dalam periode puncaknya yang diprakirakan terjadi pada Juli hingga September 2026., kondisi ini dipicu adanya fenomena atmosfer kering dan berlangsung lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal. Selain itu adanya pergerakan angin Monsun Australia yang bersifat kering dan membawa sedikit uap air.
Selama puncak musim kemarau, berbagai daerah berpotensi mengalami cuaca ekstrem dengan suhu panas dan penurunan ketersediaan air , yang mengakibatkan kekeringan. Pemerintah dan BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman seperti kekeringan, krisis air bersih, dan peningkatan risiko kebakaran hutan maupun lahan (Karhutla) akibat kondisi lingkungan yang sangat kering.
Dampak kekeringan kini nyata dirasakan oleh masyarakat, salah satunya di wilayah perbukitan Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
“Untuk air bersih kami harus membeli 1000 /liter, ada juga warga yang meminta ke rumah kerabat yang masih punya air bersih," kata Kunarto Warga Somagede Kabupaten Banyumas Jawa tengah, Rabu, 22 Juli 2026.
Letak geografis di dataran tinggi yang jauh dari sumber air membuat sejumlah lahan perkebunan mengering hingga berdampak pada gagal panen bagi para petani.“Situasi makin memprihatinkan karena pasokan air dari PAM desa sudah tidak mengalir selama lebih dari satu tahun," ujarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....