Pemprov Banten Alokasikan Perbaikan 33 Ruas Jalan pada 2026
- 25 Jul 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah (Pemprov) Provinsi Banten mengakui masih banyak ruas jalan rusak diwilayahnya
- Alhasil, 2026 ini menggagas Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra)
RRI.CO.ID, Tangerang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengakui masih banyak ruas jalan di wilayahnya yang mengalami kerusakan. Untuk mengatasinya, Pemprov Banten menggulirkan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) pada 2026.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya baik. Menurutnya, kerusakan jalan masih ditemukan di Tangerang maupun sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Banten.
"Mohon maaf bila masih banyak akses jalan yang kondisinya rusak di Banten ini. Baik di Tangerang ataupun di wilayah kabupaten/kota lainnya," ujar Dimyati saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Tangerang, Jumat 24 Juli 2026.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran untuk menangani 33 ruas jalan dengan total panjang 46,71 kilometer melalui Program Bang Andra pada 2026. Program tersebut merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pada 2025 yang berhasil memperbaiki 62 ruas jalan dan membangun satu jembatan.
"Alhamdulillah. Keberhasilan pembangunan jalan desa sejahtera berdampak terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Provinsi Banten," kata Andra.
Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari komitmen Pemprov Banten dalam memperkuat perekonomian desa. Program tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pembangunan Indonesia dimulai dari desa.
Menurut Andra, kemajuan desa menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan daerah. Karena itu, Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) didorong menjadi penggerak ekonomi melalui optimalisasi potensi unggulan desa yang didukung infrastruktur jalan yang memadai.
Selain pembangunan jalan, Pemprov Banten juga mengalokasikan bantuan keuangan desa sebesar Rp120 juta untuk masing-masing dari 1.238 desa pada 2026. Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2024, Provinsi Banten memiliki 99 desa mandiri, 378 desa maju, dan 701 desa berkembang.
"Kolaborasi harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pengembangan hilirisasi produk unggulan desa. Kemudian pemberdayaan UMKM, penguatan Koperasi Desa Merah Putih, serta kelancaran infrastruktur," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....