Menko AHY Resmikan Proyek Stasiun Bekasi Ekstensi Pendukung Mobilitas Warga

  • 25 Jul 2026 00:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Stasiun Bekasi Ekstensi sendiri merupakan bagian Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Bekasi.
  • Proyek ini merupakan kerjasama Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan wilayah dengan PT Summarecon Agung Tbk.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono meresmikan pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi. Pembangunan prasarana transportasi massal ini bertujuan mengintegrasikan kawasan hunian dengan pusat bisnis setempat secara modern.

Proyek ini berjalan lewat kerja sama kementerian terkait dengan pihak PT Summarecon Agung Tbk. Kedua pihak sepakat merancang stasiun modern ini sebagai bagian kawasan Transit Oriented Development (TOD) Bekasi.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono menyambut baik proyek tersebut. Peresmian pembangunan stasiun ditandai dengan pembunyian sirine di lokasi proyek pada Jumat, 24 Juli 2026.

"Harapannya Stasiun Bekasi Ekstensi dan TOD Summarecon bisa menjadi kawasan yang semakin produktif mendukung mobilitas serta kemudahan aktivitas masyarakat. Dan pengembangannya sesuai dengan prinsip Transit Oriented Development (TOD) Indonesia," katanya.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur ini diharapkan mampu mengintegrasikan kawasan hunian dengan pusat bisnis terpadu. Fasilitas modern tersebut akan memiliki koridor penghubung khusus serta jembatan penyeberangan atau Sky Bridge.

"Harapannya masyarakat dapat menikmati mobilitas yang lebih efisien, kualitas lingkungan yang lebih baik. Serta kehidupan yang lebih produktif," katanya.

Agus menegaskan bahwa pembangunan wilayah berbasis transportasi terpadu merupakan solusi strategis untuk mengurai kemacetan. Pertumbuhan penduduk yang tinggi di wilayah metropolitan menuntut adanya daya dukung kawasan yang memadai.

"Kawasan Jabodetabek merupakan salah satu center of gravity pembangunan nasional karena itu daya dukung kawasan harus dijaga. Sehingga pertumbuhan penduduk yang tinggi dan keterbatasan ruang tidak menimbulkan berbagai persoalan ekonomi maupun sosial," ujarnya.

Sementara itu, President Director PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi menyambut gembira kolaborasi tersebut. Bangunan stasiun tiga lantai tersebut nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 7.038 meter persegi.

"Dalam kesempatan kali ini, kami ingin berperan melalui sebuah kerjasama dengan pemerintah. Dengan tujuan meningkatkan layanan aksesibilitas bagi masyarakat guna mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses transportasi massal, yaitu kereta api," ujarnya.

Stasiun baru ini akan melayani penumpang kereta api dari arah barat dan arah selatan Bekasi. Infrastruktur penunjang tersebut direncanakan memiliki total luas keseluruhan bangunan mencapai sekitar 6.733 meter persegi.

Sementara itu, stasiun yang sudah ada sekarang tetap melayani mobilitas masyarakat dari utara dan timur. Kehadiran dua stasiun ini diharapkan mampu mencegah penumpukan penumpang pada satu titik layanan transportasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....