Layanan Penumpang Stasiun Karet Dialihkan ke Stasiun BNI City

  • 29 Agt 2026 22:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Daop 1 Jakarta mengalihkan layanan naik dan turun pengguna Stasiun Karet ke Stasiun BNI City mulai 1 September 2026.
  • Proyek integrasi fisik kedua stasiun berlangsung hingga 31 Desember 2026 demi meningkatkan keselamatan operasional dan fasilitas penumpang.
  • KAI Commuter tetap mengoperasikan 264 perjalanan lintas Cikarang serta layanan kereta bandara tanpa mengalami perubahan jadwal.

RRI.CO.ID, Jakarta - Layanan naik dan turun pengguna kereta rel listrik di Stasiun Karet resmi dialihkan ke Stasiun BNI City. Pengalihan operasional tersebut diterapkan karena adanya proyek pekerjaan integrasi fisik antarkedua stasiun pada tahun 2026.

Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 1 Jakarta memulai proyek integrasi ini pada 1 September 2026. KAI Commuter bersama pengelola wilayah menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan penataan ini tuntas hingga 31 Desember 2026.

Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi memaparkan rencana strategis penataan kawasan stasiun tersebut secara terbuka. Peningkatan infrastruktur tersebut bertujuan memperkuat keselamatan operasi dan membenahi aksesibilitas para penumpang transportasi massal.

"Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun," ujar Purnomo.

Purnomo menyampaikan keterangan resmi terkait alur teknis perjalanan para pengguna pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Fasilitas selasar samping Stasiun Karet disediakan sebagai jalur penghubung khusus menuju Stasiun BNI City.

"Selama proses pekerjaan tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City," katanya.

Fasilitas gerbang elektronik, loket, serta aula di sisi barat Stasiun BNI City sudah terpasang rapi. Sarana ticketing modern tersebut dirancang langsung terhubung dengan akses pintu masuk dari arah Karet.

Sebanyak 264 perjalanan kereta lintas Kampung Bandan menuju Cikarang tetap beroperasi normal tanpa perubahan jadwal. Operasional layanan kereta Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) di Stasiun BNI City juga tetap berjalan seperti biasa.

Stasiun Karet mencatatkan 2.175.455 penumpang naik dan 2.127.155 penumpang turun hingga bulan Juli 2026. Aktivitas kedua stasiun secara keseluruhan telah melayani sebanyak 5.905.896 pergerakan penumpang sepanjang periode tersebut.

Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda turut memberikan penjelasan mengenai penataan terpadu tersebut. Stasiun BNI City sendiri tercatat melayani sebanyak 940.478 pengguna naik serta 662.808 pengguna turun.

"Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi terowongan Kendal," kata Karina.

Karina menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan fasilitas layanan informasi publik yang jelas bagi penumpang. KAI Commuter menyiapkan petunjuk arah, petugas layanan khusus, dan skema pengaturan arus pelanggan di lapangan.

"Ini semua kami siapkan juga agar perubahan pola perjalanan dapat dipahami dengan baik pengguna Commuter Line. Jadi, kami tetap mengupayakan agar semua tetap berjalan lancar," ucap Karina.

Dia meminta para pelanggan setia angkutan massal untuk menyesuaikan kembali alur naik dan turun. Penyesuaian pergerakan pengguna jasa tersebut sepenuhnya dialihkan menuju kawasan peron di Stasiun BNI City.

"Selalu perhatikan informasi dan arahan dari petugas di stasiun selama masa proses pekerjaan integrasi ini," kata Karina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....