Kementerian PU Rampungkan SRT 2 Kota Medan, MPLS Diikuti 270 Siswa

  • 17 Jul 2026 09:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat mendukung peningkatan kualitas SDM dan pemerataan akses pendidikan
  • SRT 2 Kota Medan dibangun dengan anggaran Rp258 miliar serta dilengkapi fasilitas pendidikan dan asrama yang lengkap
  • Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Medan mulai melaksanakan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bagi 270 siswa

RRI.CO.ID, Jakarta – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Medan mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut siap melayani kegiatan belajar mengajar bagi 270 siswa.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, penyediaan fasilitas pendidikan layak juga mendukung pemerataan akses pendidikan melalui implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas," ujar Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip, Jumat, 17 Juli 2026.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Lastiar Pasaribu mengatakan seluruh bangunan dan fasilitas pembelajaran telah siap digunakan. Menurutnya, guru juga menyiapkan modul dan media interaktif untuk mendukung pembelajaran setelah MPLS selesai.

"Di SR permanen ini kesiapan bangunan sudah baik. Setelah MPLS, para guru telah menyiapkan modul dan media interaktif yang dapat meningkatkan kemampuan anak mengikuti pembelajaran matrikulasi nantinya," kata Lastiar.

Sebagai informasi, SRT 2 Kota Medan ini berdiri di atas lahan seluas 6,01 hektare di Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatra Utara. Kawasan pendidikan terpadu tersebut memiliki kapasitas sekitar 1.080 siswa mulai jenjang sekolah dasar hingga menengah atas.

Pada pelaksanaan MPLS tahun ajaran ini, sekolah menerima 60 siswa sekolah dasar, 90 siswa sekolah menengah pertama. Selain itu, sebanyak 120 siswa sekolah menengah atas juga mulai mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

Pembangunan SRT 2 Kota Medan menelan anggaran Rp258 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026. Proyek tersebut dikerjakan selama 200 hari kalender dengan melibatkan sekitar 900 tenaga kerja.

Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi ruang belajar, asrama, laboratorium, rumah susun guru, gedung serbaguna, dan masjid. Fasilitas pendukung lainnya meliputi kantin, dapur, instalasi air bersih, CCTV, serta lapangan mini soccer dan basket.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....