PU: Bendungan Sidan Layani Irigasi 9.598 Hektare Lahan Pertanian Bali

  • 15 Jul 2026 12:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU mengoptimalkan Bendungan Sidan untuk melayani irigasi seluas 9.598 hektare lahan pertanian di Bali
  • Pasokan air yang lebih andal diproyeksikan meningkatkan indeks pertanaman dari 265 persen menjadi 271 persen
  • Bendungan Sidan juga menyediakan air baku, mengurangi risiko banjir, menghasilkan energi terbarukan, dan mendukung pariwisata Bali

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengoptimalkan Bendungan Sidan untuk melayani irigasi seluas 9.598 hektare lahan pertanian di Bali. Infrastruktur tersebut juga diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian melalui pasokan air yang lebih andal sepanjang tahun.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bendungan menjadi infrastruktur penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Menurutnya, manfaat bendungan baru benar-benar dirasakan ketika air mengalir hingga lahan pertanian dan dimanfaatkan masyarakat.

"Swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air memerlukan tata kelola air yang tertib, berkelanjutan, dan benar-benar sampai kepada rakyat. Bendungan adalah hulu dari pelayanan itu," ujar Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang dikutip, Rabu, 15 Juli 2026.

Dody menyebut layanan irigasi Bendungan Sidan mencakup Daerah Irigasi (DI) Mambal seluas 5.963 hektare dan Kedewatan 3.635 hektare. Keberadaan bendungan tersebut juga memperkuat sistem subak sebagai penopang pertanian sekaligus warisan budaya Bali.

Dengan pasokan air yang lebih stabil memberi kepastian bagi petani dalam mengatur pola tanam setiap musim. Kondisi tersebut juga diproyeksikan meningkatkan indeks pertanaman dari 265 persen menjadi 271 persen.

Sebagai informasi, Bendungan Sidan memiliki kapasitas tampung 5,76 juta meter kubik untuk menyimpan air selama musim hujan. Cadangan tersebut dimanfaatkan kembali pada musim kemarau untuk menjaga keberlanjutan layanan irigasi pertanian.

Selain melayani irigasi, Bendungan Sidan dapat memasok air baku sebesar 1.750 liter per detik bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut juga diproyeksikan mengurangi banjir, menghasilkan energi terbarukan, dan mendukung sektor pariwisata Bali.

Kementerian PU akan terus mengoptimalkan pengelolaan Bendungan Sidan beserta jaringan irigasinya untuk meningkatkan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah berharap infrastruktur tersebut memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....